<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159683">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP KANDUNGAN KLOROFIL DAN VITAMIN C PADA SAWI HIJAU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ATIKAH ZACHRATY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Biologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limbah cair tahu merupakan sisa berupa cairan yang berasal dari proses pencucian, perendaman, penggumpalan, dan pencetakan selama pembuatan tahu yang mengandung berbagai unsur hara yang penting bagi pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah cair tahu terhadap kandungan klorofil dan Vitamin C pada Sawi hijau (Brassica juncea L.). Objek penelitian adalah tanaman Sawi Hijau Varietas Shinta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan perlakuan berupa konsentrasi POC limbah cair tahu yaitu; P1 = 10%, P2 = 20%, P3 = 30% dan P4= 40%. Parameter penelitian adalah kandungan klorofil dan Vitamin C sawi hijau. Analisis data menggunakan Analisis Varian yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah cair tahu berpengaruh nyata pada taraf uji (α = 0,05) terhadap kandungan klorofil dan Vitamin C pada Sawi hijau. Selanjutnya, kadar klorofil dan kadar Vitamin C tertinggi diperoleh dari tanaman sawi yang diberikan 40 % limbah cair tahu. Dapat disimpulkan bahwa pemberian limbah cair tahu dengan berbagai konsentrasi mempengaruhi kadar klorofil dan Vitamin C pada sawi hijau.&#13;
&#13;
Kata kunci: Limbah cair tahu , sawi hijau , klorofil , Vitamin C , unsur hara&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MUSTARD</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ORGANIK FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <classification>631.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159683</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 12:29:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-10 11:20:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>