<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159657">
 <titleInfo>
  <title>ASESMEN   KEBUTUHAN  PENDIDIKAN DASAR ERA OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUSMADI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister administrasi pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Perubahan pengelolaan sistem  pendidikan   dari sentralisasi ke desentralisasi yaitu kewenangan dan kemandirian daerah untuk pengelolaan pendidikan dasar menjadi tanggung  jawab   pemerintah.   Akibat   perubahan   tersebut   berdampak   pada kebutuhan sarana dan  pra  sarana,  berubahnya  struktur organisasi yang dapat mempengaruhi   tujuan dan kebijakan,  perlunya  sumber  daya  manusia  yang berkualitas,  sehingga menimbulkan berbagai permasalahan yang harus dipecahkan melalui    asesmen.    Penelitian    ini    bertujuan    mendeskripsikan bagaimana pengelolaan  sistim pendidikan dari sentralisasi ke desentralisasi yaitu kewenangan dan kemandirian daerah otonom dalam pengelolaan pendidikan,   Penelitian  ini menggunakan    metode    diskriptif    dengan    pendekatan    kualitatif,    Teknik pengumpulan   data    dilakukan     melalui     wawancara,     observasi.   dan    studi dokumentasi.   Subjek penelitian ini adalah kepala dinas pendidikan, kepala bidang pendidikan dasar dan menengah, kepala kantor departemen agama, kepala seksi mapenda, kepala sekolah/  madrasah serta komite  sekolah.   Hasil  penelitian menunjukkan   bahwa   kebutuhan   pendidikan   dasar   era   otonomi   daerah   di kabupaten  pidie  secara  umum  belum  terpenuhi  secara  maksimal.  Kebutuhan sarana dan prasarana belum  maksimal. struktur organisasi yang terbentuk belum menunjukkan pengelolaan  yang akuntable.  Ditinjau dari sumber daya  manusia sudah memadai menurut jumlah,  akan tetapi kualitas dan profesionalitas  belum memenuhi persyaratan.&#13;
&#13;
Kata kunci : otonomi dan pendidikan dasar&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159657</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 12:06:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 12:06:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>