PENGARUH MOTIVASI SEBAGAI DAMPAK DARI RESTRUKTURISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH MOTIVASI SEBAGAI DAMPAK DARI RESTRUKTURISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROVINSI ACEH


Pengarang

Abdul Qahar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0609200020024

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S2) / PDDIKTI : 61101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Manajemen., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sebelum adanya restrukturisasi berdasarkan Qanun Aceh Nomor 5 tahun
2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas, Lembaga Teknis Daerah dan Lembaga Daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam motivasi setiap pegawai dan pejabat bekerja dengan penuh motivasi karena semua mereka memiliki jabatan dan tanggung jawab mereka juga hanya pada Badan/Dinas tersendiri. Tetapi setelah adanya restrukturisasi tanggung jawab mereka bertambah serta banyak pegawai yang kehilangan jabatan mereka, sehingga berdampak terhadap menurunnya kinerja pegawai dalam bekerja.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah motivasi kerja sebagai dampak restrukturisasi berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap
kinerja pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Aceh.
Koefesien korelasi (R) = 0.849 dimana terdapat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat adalah sebesar 84.9 % artinya faktor motivasi kerja yang terdiri dari kemampuan pegawai, tingkat pendidikan pegawai, keinginan pegawai dan harapan pegawai sangat besar pengaruhnya terhadap peningkatan kinerja pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Aceh.
Variabel kemampuan pegawai yang merupakan faktor motivasi kerja pegawai mempunyai pengaruh dominan dalam mempengaruhi kinerja pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Aceh karena diperoleh koefesien regresi lebih besar dari variabel-variabel lainnya, yaitu sebesar 81.3 %.
Hasil uji-F (secara simultan) dipeoleh Fihitung 46.438, sedangkan Ftabel 2,2745 (tabel Ftabel dapat dilihat pada lampiran). Hal ini memperlihatkan bahwa Foe > Faat (46.438 > 2.2745), dengan tingkat signifikansi 0.000. Hasil perhitungan ini dapat diambil suatu kesimpulan bahwa variabel motivasi kerja yang terdiri dari kemampuan pegawai, tingkat pendidikan pegawai, keinginan pegawai dan harapan pegawai mempunyai pengaruh yang signi:fikan terhadap variabel kinerja pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Aceh. Berdasarkan hal tersebut, maka Ho ditolak dan H diterima.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK