<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159573">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAN MITIGASI KESELAMATAN BUS DAN MINIBUS DI JALAN LINTAS PROVINSI ACEH DENGAN METODE HOUSE OF RISK FOR SAFETY AND HEALTH (HORSHE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Chery Yuni Maswira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus dan minibus di jalan lintas Provinsi Aceh menjadi permasalahan yang serius karna berdampak pada keselamatan pengemudi, penumpang, serta pengguna jalan. Penelitian ini menggunakan metode House of Risk for Safety and Health (HORshe), yaitu pengembangan dari metode House of Risk (HOR) yang dikombinasikan dengan Hazard Identification and Risk Analysis (HIRA). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor utama penyebab kecelakaan serta merumuskan prioritas perbaikan. Data diperoleh melalui wawancara kepada pihak-pihak terkait, seperti pengemudi dan manajemen perusahaan bus dan minibus, dinas perhubungan Aceh, direktorat lalu lintas polda Aceh, masyarakat transportasi Indonesia wilayah Aceh. Analisis dilakukan dalam tiga tahap, yaitu identifikasi risk agent, kemudian dilakukan perhitungan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) untuk menentukan tindakan mitigasi prioritas, dilanjutkan dengan evaluasi terhadap impelementasi tindakan mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 19 penyebab kecelakaan terdapat 9 penyebab utama dan faktor manusia merupakan penyumbang risiko tertinggi dengan persentase sebesar 65,4%, faktor kendaraan 10,0% serta faktor lingkungan dan lainnya 4,1%. Nilai ARP tertinggi terdapat pada risk agent kurang antisipasi pengemudi sebesar 2.880. Tindakan mitigasi prioritas difokuskan pada pembuatan pita penggaduh untuk menekan kasus kecelakaan akibat kelebihan kecepatan, peningkatan pelatihan safety driving secara berkala, dan perawatan sistem rem secara rutin dengan perlambatan paling sedikit 5 m/s2 yang didapatkan sesuai dengan priority rank. Evaluasi menggunakan expert judgment dan modified Delphi method didapatkan hasil bahwa tindakan mitigasi yang diterapkan dapat secara signifikan mengurangi dampak, frekuensi kejadian, dan kemudahan deteksi dengan penurunan sebesar 40,3% setelah implementasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159573</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 10:21:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 10:35:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>