<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159513">
 <titleInfo>
  <title>THE EFFECT OF FRAUD AND RISK-BASED BANK RATING ON FIRM VALUE OF THE BANKING SECTOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZIKA NUZULA BALQISIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji apakah dan bagaimana penipuan dan komponen Peringkat Bank Berbasis Risiko (RBBR) memengaruhi nilai perusahaan di sektor perbankan konvensional Indonesia. Menggunakan data panel dari 41 bank yang terdaftar di bursa saham selama periode 2018–2023 (175 observasi perusahaan-tahun), kami menerapkan regresi linier berganda untuk mengevaluasi pengaruh penipuan internal (sebagai variabel dummy) dan indikator RBBR: Non-Performing Loans (NPL), Good Corporate Governance (GCG), Return on Assets (ROA), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Kami juga mengontrol ukuran perusahaan dan usia perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa GCG, ukuran perusahaan, dan usia perusahaan secara signifikan mempengaruhi nilai perusahaan, diukur dengan Price to Book Value (PBV), sementara penipuan, NPL, ROA, dan CAR tidak menunjukkan efek yang signifikan secara statistik. Temuan ini menyarankan bahwa mekanisme tata kelola internal dan fundamental perusahaan lebih penting bagi penilaian pasar daripada keberadaan penipuan atau indikator risiko keuangan tradisional. Studi kami berkontribusi pada literatur penilaian bank dengan menyoroti peran kualitas tata kelola dan karakteristik perusahaan dalam membentuk persepsi investor. &#13;
Kata kunci: Penipuan, Peringkat Bank Berbasis Risiko, Nilai Perusahaan, Tata Kelola Korporasi, Sektor Perbankan, PBV</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159513</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 02:24:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 11:46:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>