ANALISIS LIFE CYCLE COST PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PENGADILAN TINGGI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS LIFE CYCLE COST PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PENGADILAN TINGGI BANDA ACEH


Pengarang

Sutan Pratama Risman - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Zukhrina Oktaviani - 197310102008122001 - Dosen Pembimbing I
Nurisra - 197010011997022001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1804101010124

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

690

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembangunan gedung merupakan salah satu investasi yang menjanjikan bagi suatu organisasi atau individu. Proses perencanaan dan konstruksi gedung tidak hanya melibatkan biaya awal pembangunan, tetapi juga memerlukan pemahaman mendalam tentang biaya sepanjang siklus hidup (Life Cycle Cost) gedung. Life Cycle Cost memperhitungkan aspek biaya, diantaranya adalah biaya awal, biaya operasional, biaya perawatan dan pemeliharaan, serta biaya pembongkaran. Jangka waktu pemakaian maksimal dari material yang digunakan mempengaruhi aspek waktu yang ditentukan dari umur hidup gedung. Permasalahan yang ingin dikaji melalui penelitian ini yaitu seberapa besar biaya yang dikeluarkan pada Proyek Pembangunan Gedung Pengadilan Tinggi Banda Aceh Tahap III mulai dari perencanaan hingga umur masa ekonomis gedung yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah yaitu menghitung biaya siklus hidup (Life Cycle Cost) pada Proyek Pembangunan Gedung Pengadilan Tinggi Banda Aceh Tahap III, mulai dari perencanaan hingga umur ekonomis gedung yang ditetapkan. Pengumpulan data ini dapat berupa observasi dan wawancara terhadap pihak yang terkait mengenai penelitian ini. Hasil yang diperoleh yaitu, biaya awal sebesar 5,48 % dengan nominal Rp. 18.363.566.000,00, biaya operasional sebesar 12,8 % dengan nominal Rp. 42.826.355.000,00, biaya pemeliharaan dan perawatan sebesar 81,6 % dengan nominal Rp. 270.597.029.000,00, dan biaya pembongkaran sebesar 0,12 % dengan nominal Rp. 418.877.000,00. Biaya total dari life cycle cost pada Proyek Pembangunan Gedung Pengadilan Tinggi Banda Aceh Tahap III adalah sebesar Rp. 332.205.827.000,00 selama 50 tahun umur layan bangunan.

Kata kunci: Life Cycle Cost, Pembangunan Gedung, dan Biaya.

Building construction is a promising investment for both organizations and individuals. The planning and construction process not only involves the initial development costs but also requires a deep understanding of the building's life cycle cost (Life Cycle Cost or LCC). Life Cycle Cost takes into account various cost aspects, including initial costs, operational costs, maintenance and repair costs, and demolition costs. The maximum usage period of materials affects the time aspect of the building’s life span. The issue to be examined in this study is the magnitude of costs incurred in the construction of the Banda Aceh High Court Building Phase III, from planning to the economic life span of the building. The objective of this research is to calculate the life cycle cost of the Banda Aceh High Court Building Phase III project, starting from the planning stage to the building's designated economic life span. The results show that the initial cost accounts for 5.48% of the total, amounting to IDR 18,363,566,000.00; operational costs comprise 12.8% or IDR 42,826,355,000.00; maintenance and repair costs make up 81.6% or IDR 270.597.029.000,00; and demolition costs represent 0.12% or IDR 418,877,000.00. The total life cycle cost of the Banda Aceh High Court Building Phase III project is IDR 332.205.827.000,00 over a 50-year service life of the building. Keywords: Life Cycle Cost, Building Construction, Costs

Citation



    SERVICES DESK