<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159379">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN BAKTERI BACILLUS SP. UNTUK PERBAIKAN STRUKTUR BALOK BETON BERTULANG YANG MENGALAMI KEGAGALAN LENTUR DENGAN METODE INJEKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARAS DWI PUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beton mutu tinggi merupakan salah satu alternatif material konstruksi untuk pembebanan besar. Beton mutu tinggi memiliki sifat yang kaku sehingga rentan terhadap retak. Salah satu metode perbaikan pada retak beton yaitu injeksi, metode ini melibatkan campuran bakteri bacillus sp, sebagai larutan injeksi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh bakteri bacillus sp untuk perbaikan beton bertulang mutu tinggi yang mengalami gagal lentur melalui metode injeksi. Konsentrasi bakteri yang digunakan yaitu 0,6% ditambah dengan Nutrient Agar sebagai media tumbuh bakteri, Nutrient Brouth 0,13%, Urea 0,53%, CaCl2 0,27%. Pada penelitian ini menggunakan 2 (dua) buah benda uji balok beton bertulang mutu tinggi (BMT) dengan ukuran (150 mm × 300 mm × 2200 mm) dengan umur beton 28 hari. Benda uji pertama sebagai pembanding (BMTN) dan 1 (satu) benda uji lagi BMTN – I28 (Injeksi 28 hari) akan diberikan beban 80% dan kemudian diinjeksi. Balok didesain mengalami gagal lentur dengan menggunakan tulangan geser berdiameter 12 mm polos, tulangan tekan 13 mm ulir serta tulangan tarik 16 mm ulir. Kuat tekan beton mutu tinggi yang didapat dari benda uji kontrol silinder sebesar 67,6 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua benda uji balok mengalami gagal lentur sesuai dengan desain awal. Hasil dari pengujian kuat lentur balok beton bertulang memperlihatkan kapasitas lentur maksimum yang mampu dicapai oleh balok BMT Normal dalah 26,21 ton dengan lendutan sebesar 23,98 mm. BMTN-I28 setelah diinjeksi menghasilkan beban sebesar 24,97 ton dan lendutan 10,96 mm. Dari hasil tersebut pada BMTN-I28 mengalami penurunan kapasitas lentur sebesar 4,73% dari balok BMT Normal. Berdasarkan hasil dari perbandingan retak sebelum dan sesudah injeksi, persentase keretakan awal tidak muncul kembali sebesar 63,3%</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159379</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 16:01:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 16:04:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>