Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN PENERAPAN DAN PENGEMBANGAN KOTA HIJAU DI BANDA ACEH
Pengarang
Syawwalina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1109200060084
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
628
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
KAJIAN PENERAPAN DAN PENGEMBANGAN KOTA HIJAU DI BANDA ACEH
Oleh:
SYAWWALINA
1109 2000 600 84
Komisi Pembimbing:
1. Dr. Ir. Mirza Irwansyah, MBA, MLA
2. Dr. Eldina Fatimah, M.Sc. Eng
ABSTRAK
Pertumbuhan Kota Banda Aceh yang begitu cepat pasca tsunami berimplikasi terhadap timbulnya berbagai permasalahan perkotaan dan masalah lingkungan. Konsep kota hijau atau kota yang ramah lingkungan mulai diterapkan di Banda Aceh, sehingga mendorong dilakukannya analisis untuk melihat apakah Banda Aceh sudah layak dikategorikan sebagai kota hijau. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana konsep perencanaan dan perancangan ramah lingkungan (perencanaan hijau)telah diterapkan pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), mengindentifikasi ketersediaan RTH yang ada, dan menganalisis sejauh mana partisipasi komunitas hijau pada pengembangan Banda Aceh menjadi kota hijau.Penelitian ini menggunakan kombinasi, data kualitatif didukung dengan pengolahan data kuantitatif dengan analisis deskriptif, penilaian menggunakan rating scale untuk mengetahui sejauh mana tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penerapan kota hijau. Untuk mendapatkan langkah strategis dalam pengembangannya dilakukananalisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats)terhadap data primer dan sekunder. Dari penelitian ini diketahui bahwa pengetahuan masyarakat terhadap penerapan kota hijau di Banda Aceh kurang baik, konsep perencanaan hijau yang sudah tertuang dalam RTRW masih belum berjalan dengan semestinya, ketersediaan RTH belum memenuhi standar minimal yang telah ditetapkan yaitu 30%, serta keterlibatan masyarakat dan komunitas hijau dalam pengembangan kota dirasakan masih kurang optimal. Sehingga dihasilkan strategi untuk upaya percepatan pengembangannya yang diperoleh dari analisis SWOT yaitu 1) Meningkatan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat kota, 2) meningkakan kualitas dan kuantitas RTH, 3) melibatkan semua pihak dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pengembangan kota.
Kata Kunci : kota hijau, perencanaan hijau, ruang terbuka hijau, komunitas hijau. Banda Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DALAM MEMEDIASI PERCEIVED ENVIRONMENTAL VALUE TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI DESTINASI WISATA HALAL BANDA ACEH (AMIRA FAUZA ADNAN, 2026)
PENERAPAN KONSEP KONSTRUKSI HIJAU OLEH PENGGUNA JASA DALAM PEMBANGUNAN KOTA BANDA ACEH SEBAGAI KOTA HIJAU (Ilham Akbar, 2016)
PENGARUH KINERJA LINGKUNGAN DAN BIAYA LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN (STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2018) (Ayu Wandira, 2020)
EVALUASI PENERAPAN KRITERIA BANGUNAN HIJAU GEDUNG LANDMARK BSI ACEH DENGAN METODE GREENSHIP (MUHAMMAD SAFRUL ALFAJRI, 2025)
PERANCANGAN CITY HOTEL DI KOTA BANDA ACEH (FATHURRIDHO PUTRA BERLIANSYAH, 2025)