<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159237">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN PEMANFAATAN POSBINDU PENYAKIT TIDAK MENULAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Leny Marlina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) merupakan komponen strategis dalam memperkuat upaya promosi kesehatan berbasis komunitas khususnya dalam deteksi dini dan pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular. Identifikasi faktor-faktor determinan yang mempengaruhi tingkat pemanfaatan Posbindu PTM menjadi esensial untuk mendukung efektivitas implementasi program peningkatan pemanfaatan Posbindu PTM, memperbaiki capaian layanan kesehatan primer, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan pemanfaatan Posbindu PTM di wilayah kerja Puskesmas Aceh Besar. Penelitian kuantitatif ini menerapkan desain cross-sectional, denga sampel berjumlah 180 responden yang mengunjungi Posbindu PTM yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan self-reported kuesioner, menggunakan lembar data demografi, kuesioner status kesehatan, pengetahuan, sikap, persepsi sakit (Brief Illness Perception Questionnaire - B-IPQ) dan dukungan sosial (Social Support Questionnaire - SSQ). Data dianalisa menggunakan uji Chi Square dan regresi logistik berganda.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Posbindu PTM adalah pekerjaan (p=0,000), jenis kelamin (p=0,001), pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,001), pendidikan (p=0,002), jarak tempuh (p=0,002), dan persepsi sakit (p=0,027). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan pemanfaatan Posbindu PTM adalah umur (p=0,797), status kesehatan (p=0,345), dan dukungan sosial (p=0,625). Faktor yang paling dominan adalah pekerjaan dengan nilai OR 44,605 (95% CI: 9,535-208,654) yang mengindikasikan bahwa responden yang tidak bekerja memiliki kemungkinan 44 kali lebih besar untuk memanfaatkan Posbindu PTM dibandingkan responden yang bekerja. Oleh karena ini direkomendasikan agar Posbindu PTM dengan kegiatan sosial di masyarakat, waktu pelaksanaan Posbindu yang diintegrasikan, penggunaan Digital Health Intervention (DHI), dan kolaborasi pelaksanaan Posbindu dengan perusahaan atau kantor.&#13;
&#13;
Kata Kunci		: Health Care Service Utilitation, Penyakit Tidak Menular&#13;
Daftar Pustaka		: 18 buku, 46 artikel, 7 sumber online (2004-2024)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159237</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 11:52:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 11:54:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>