<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159177">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI METODE ELEMEN HINGGA DALAM ANALISIS LERENG PADA DESA NEUHEN KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desir achniandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Studi ini berisi pengujian sifat fisis, pengujian kuat geser tanah dan analisis stabilitas lereng. Lereng pada Desa Neuhen Kecamatan Mesjid Raya rawan terhadap kelongsoran. Pada daerah tersebut memiliki karakteristik tanah yang berbatu  dan dijadikan sebagai salah satu tempat  pengambilan  bahan galian (quarry),  di mana kondisi lereng akibat galian tersebut sangat rawan terhadap perumahan warga setempat. Awai dari penelitian ini  dilakukan  dengan pengambilan  sampel  tanah  tidak  terganggu  pada  lokasi  yang ditinjau yang kemudian dilakukan pengujian di laboratorium. Pengujian yang dilakukan di laboratorium,  yaitu batas-batas Atterberg, berat jenis, analisa saringan, kadar air dan pengujian  kuat  geser  dengan  alat  triaksial  metode  UU.  Dari  pengujian  sifat  fisis diperoleh  klasifikasi  AASHTO  pada  lereng  STA.  I,  II,  dan  ill yang  digolongkan A-7-6(15), A-7-6(13),  dan A-7-6(15) yang diinterpretasikan sebagai tanah berlempung&#13;
dan menurut klasifikasi uses pada lereng STA.  I dan III digolongkan CH (clay high)&#13;
yang didenifisikan sebagai tanah lempung tidak organik dengan plastisitas tinggi dan&#13;
pada STA. II digolongkan ML (silt low) yang diartikan sebagai pasir halus berlempung dengan plastisitas rendah. Analisis stabilitas lereng ini dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga dengan program Plaxis dan perhitungan manual dengan metode kesetimbangan  batas.  Analisis  lereng  ini  bertujuan  untuk: mendapatkan  suatu  nilai kestabilan   lereng  yang  memenuhi  persyaratan   aman.  Berdasarkan  kedua  analisis stabilitas  pada  lereng  Desa  Neuhen  STA.  I,  II  dan  ill yang  memiliki  kemiringan masing-masing 75,96;  78,69 dan 75,62 disimpulkan bahwa  lereng  tidak membutuhkan  perkuatan  lereng karena lereng tersebut memiliki tanah kohesif. Faktor keamanan yang diperoleh dari analisis program Plaxis adalah 4,175; 3,568; 1,548 dan dengan metode Bishop disederhanakan diperoleh 3,444; 3,068; 1,593. Berdasarkan hasil analisis stabilitas lereng tersebut diperoleh keruntuhan lereng berbentuk lingkaran ujung dasar lereng (toe circle). Penggunaan stabilitas bioengineering dengan pemberian pepohonan dan semak belukar di sekitar lereng lebih berguna untuk meningkat stabilitas lereng secara alami.                                                            &#13;
&#13;
&#13;
Kata   kunci   :    stabilitas   lereng,  program  plaxis,   metode   elemen  hingga,   metode kesetimbangan batas, metode Bishop dan faktor keamanan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159177</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 10:23:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 10:24:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>