<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159109">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN COUNTERWEIGHT UNTUK MITIGASI PASCA LONGSOR PADA WALL BARAT PIT 4 PT BARA ENERGI LESTARI, KECAMATAN SEUNAGAN, KABUPATEN NAGAN RAYA, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safinatun Naja</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Longsoran yang terjadi pada Wall Barat Pit 4 PT Bara Energi Lestari perlu segera ditangani agar tidak mengganggu kelancaran operasional kegiatan pertambangan. Apabila tidak segera dilakukan penanganan, longsoran berpotensi meluas dan membahayakan kestabilan lereng serta keselamatan kerja di area sekitar Pit 4 PT Bara Energi Lestari. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi pasca longsor. Salah satu metode mitigasi yang dapat diterapkan adalah penggunaan counterweight, yang berfungsi sebagai struktur penahan di bagian kaki lereng. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis longsoran, kondisi lereng, dan nilai faktor keamanan Wall Barat Pit 4 serta memberikan rekomendasi desain counterweight yang aman. Perancangan counterweight dilakukan berdasarkan hasil analisis geoteknik, mencakup pengujian laboratorium dan analisis kestabilan lereng. Berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap sampel material, diketahui bahwa jenis material yang digunakan adalah lempung (clay) dengan berat jenis sebesar 20 kN/m³, nilai kohesi sebesar 57 kPa, dan sudut geser dalam sebesar 16,80°. Pembentukan counterweight dilakukan dalam dua tahap, mencakup pembuatan akses dan pengisian material mulai dari elevasi 22 meter hingga 50 meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Faktor Keamanan (FK) pada masing-masing sayatan adalah sebagai berikut: 1,315 pada sayatan A–A’, 1,268 pada sayatan B–B’, dan 1,218 pada sayatan C–C’. Nilai-nilai tersebut mengindikasikan lereng dalam kondisi stabil. Meskipun demikian, proses pembangunan counterweight tetap memerlukan pemantauan secara berkala, baik dari aspek geoteknik maupun teknis pelaksanaannya, guna memastikan bahwa struktur yang dibangun sesuai dengan desain yang telah direncanakan. Penggunaan counterweight berdasarkan desain yang direkomendasikan diharapkan dapat menjadi Solusi dari isu longsoran yang terjadi pada Wall Barat pit 4. &#13;
&#13;
Kata Kunci: kestabilan lereng, longsor, mitigasi, counterweight</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159109</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-08 22:07:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 09:00:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>