<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="159103">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PRA DESAIN KONSTRUKSI BANGUNAN CHECK DAM UNTUK MITIGASI BENCANA BANJIR BANDANG KECAMATAN TRUMON TENGAH KABUPATEN ACEH SELATANRN(STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>SUB DAS ALUR TENGAH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Razzan Zahran Yafie</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banjir bandang yang melanda Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan pada 20 November 2023 mengakibatkan kerusakan besar pada permukiman, infrastruktur, serta lahan pertanian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan solusi mitigasi berupa pra-desain konstruksi Check Dam di Sub DAS Alur Tengah, yang dikenal sebagai daerah rawan aliran deras dan erosi. Pendekatan yang digunakan mencakup analisis hidrologi dengan metode Log Pearson III yang menghasilkan dua nilai, yaitu curah hujan jam-jaman untuk digunakan pada permodelan banjir dan debit banjir rencana untuk mendesain dimensi Check Dam. Lalu analisis hidrospasial, pengolahan data topografi berbasis Digital Elevation Model (DEM), analisis hidraulika, yaitu pemodelan banjir menggunakan perangkat lunak GeoHECRAS, serta mendesain dimensi Check Dam sesuai standar SNI 2851:2015. Simulasi dilakukan dengan tiga skenario, yaitu kondisi tanpa Check Dam, satu unit, dan dua unit Check Dam. Penerapan dua unit Check Dam terbukti efektif dalam menurunkan kecepatan aliran serta mengurangi potensi genangan secara signifikan dibandingkan dengan kondisi eksisting. Hasil analisa kuantitatif menunjukkan bahwa kecepatan aliran yang semula sebesar 2,89 m/detik pada kondisi eksisting berhasil ditekan menjadi 1,16 m/detik setelah pembangunan 2 Check Dam, yang berarti terjadi penurunan sebesar 59,86%. Penurunan kecepatan ini turut mengurangi potensi daya rusak aliran dan memperluas wilayah yang tidak terdampak genangan. Dengan demikian, konstruksi Check Dam terbukti efektif sebagai langkah mitigasi banjir bandang di Sub DAS Alur Tengah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>159103</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-08 21:35:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-09 09:14:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>