Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SIKAP GENERASI X, Y, DAN Z TERHADAP BUDAYA SUMANG DI KABUPATEN ACEH TENGAH
Pengarang
ANDIKA RAMADHAN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Wida Yulia Viridanda - 198307252010052101 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2007101130074
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Budaya sumang merupakan salah satu norma adat masyarakat Gayo yang kini mulai tergerus, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap generasi X, Y, dan Z terhadap budaya sumang di Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 342 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggabungkan multistage random sampling dan proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala sikap yang disusun berdasarkan teori sikap Zimbardo dan Leippe (1991), dikombinasikan dengan jenis-jenis budaya sumang yang dikemukakan oleh Sudirman dkk. (2019). Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji chi-square. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa generasi Y memiliki sikap positif tertinggi terhadap budaya sumang (80,2%), disusul oleh generasi X (71,4%), yang mengindikasikan bahwa mayoritas dari kedua generasi ini masih memegang dan menerapkan nilai-nilai budaya sumang. Sementara itu, generasi Z menunjukkan sikap negatif tertinggi (56,3%), yang mencerminkan bahwa mayoritas dari generasi ini mulai meninggalkan serta tidak lagi menerapkan budaya sumang. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa pembelajaran dan pengetahuan mengenai budaya sumang tidak menunjukkan perbedaan proporsional terhadap sikap generasi X, Y, dan Z (p < 0,05).
Sumang culture is one of the traditional norms of the Gayo community that is now beginning to erode, especially among the younger generation. This study aims to determine the attitudes of generations X, Y, and Z toward sumang culture in Central Aceh Regency. This study uses a descriptive quantitative method with a sample size of 342 respondents. The sampling technique combines multistage random sampling and proportional stratified random sampling. The research instrument consists of an attitude scale based on Zimbardo and Leippe's (1991) attitude theory, combined with the types of Sumang culture outlined by Sudirman et al. (2019). Data analysis was conducted using descriptive statistics and chi-square tests. Descriptive analysis results showed that Generation Y had the highest positive attitude toward sumang culture (80.2%), followed by Generation X (71.4%), indicating that the majority of these two generations still uphold and apply the values of sumang culture. Meanwhile, Generation Z showed the highest negative attitude (56.3%), reflecting that the majority of this generation has begun to abandon and no longer apply sumang culture. The results of the chi-square test showed that learning and knowledge about sumang culture did not show proportional differences in the attitudes of Generations X, Y, and Z (p < 0.05).
AN ANALYSIS OF CONNOTATIVE AND DENOTATIVE MEANINGS OF GAYO PROVERBS 'SUMANG' (SALAWATI, 2025)
BUDAYA SUMANG DALAM TARI RESAM BERUME DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Nida Mupidah, 2024)
BUDAYA TUTUR PADA MASYARAKAT SUKU GAYO SEBAGAI IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DI KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH (Aula Ruhnayanti, 2024)
PEMBENTUKAN KARAKTER MASYARAKAT KAMPUNG TANJUNG PURA MELALUI ADAT SUMANG DI KECAMATAN BANDAR RNKABUPATEN BENER MERIAH (MAYA ROSITA, 2025)
BELENGGU BUDAYA PATRIAKI DAN DISKRIMINASI GENDER PADA PENERAPAN ADAT GAYO RN(STUDI PADA KAMPUNG BALE MUSARA, BENER MERIAH) (Susi Pinte Nate, 2023)