<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158935">
 <titleInfo>
  <title>MENAJEMEN PERAWATAN FELINE LOWER URINARY TRACT DISEASE (FLUTD) PADA KUCING JANTAN (FELIS CATUS) RAS PERSIA DI UPTD RSH SUMATERA BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAWADDAH AFIFAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD) disebabkan adanya disfungsi yang terjadi pada kantung kemih maupun uretra. Gangguan tersebut dapat terjadi pada sisten urinaria bagian bawah dan bagian atas. Pemilik kucing biasanya memberikan pakan kering tanpa memperhatikan kesediaan air minum yang dapat menyebabkan kucing mengalami penyakit atau gangguan pada sistem urinaria. Tujuan penulis yaitu untuk mengetahui bagaimana perawatan pada kasus FLUTD pada kucing ras Persia di UPTD RSH Sumbar. Metode yang digunakan yaitu pemeriksaan fisik dengan hasil pada bagian kantung kemih terdapat cairan urin yang menumpuk, anamnesa, signalemen dengan hasil data dasar pasien seperti nama pasien Toby, dengan berat 4,6 kg, uji kimia darah dengan hasil uremia dan hypercreatinemia, dan penanganan yang dilakukan adalah dengan melakukan operasi pemasangan kateter. Perawatan yang dilakukan setelah pemasangan kateter adalah melakukan flushing setiap hari, menjaga asupan minum, memberikan pakan yang sesuai, rutin memantau tanda vital pasien dan memberikan obat yang sudah diresepkan oleh dokter. &#13;
 &#13;
Kata kunci: FLUTD, kucing, kateter urin, urinaria &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158935</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-08 12:49:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-08 14:36:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>