ANALISIS PENGARUH BIAYA PRODUKSI DAN DISTRIBUSI LISTRIK TERHADAP TARIF DASAR LISTRIK PT. PLN (PERSERO) WILAYAH NANGGROE ACEH DARUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PENGARUH BIAYA PRODUKSI DAN DISTRIBUSI LISTRIK TERHADAP TARIF DASAR LISTRIK PT. PLN (PERSERO) WILAYAH NANGGROE ACEH DARUSSALAM


Pengarang

Syahruddin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0192010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi., 2004

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan dan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biaya produkser dan distribusi listrik terhadap penentuan tarif dasar listrik pada PT.PLN (Persero) Nanggroe Aceh Darussalam, Patokan dasar yang menjadi tolok ukur bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam adalah jumlah pelanggan, daya tersambung, energi listrik yang terjual dan pendapatan percabang Pelaksanaan kegiatan PT. PLN (Persero) Nanggroe Aceh Darussalam adalah memperbesar kapasitas daya listrik dan memperluas jaringan listrik ke setiap daerah sehingga masyarakat Aceh dapat memanfaatkan energi listrik untuk kegiatan yang produktif.

Penelitian ini menggunakan data seri waktu (time series) sebanyak 60 Bulan mulai dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2003 Jenis dan sumber data adalah data sekunder yang diperoieh dari Badan Pusat Statistik dan PT. PLN (Persero) Nanggroe Aceh Darussalam, kemudian diinterpolasi menjadi data bulanan Data dianahlisis dengan menggunakan OLS (Ordinary Least Square)

Hasil estimasi dengan uji Autokorelasi dapat disampulkan bahwa koefisten elastisitas permintaan terhadap harga input bertanda negatif berarti hubungan antara semua Input bersifat komplemen permintaan input untuk bahan bakar minyak/oli (HBBM) dan input listrik lainnya (HINPI mempunyai koefisen elastisitas sebesar 0,989244 dan 0,9998 mendekati nilai elastisitas uniter. Hal ini berarti penggunaan BBM/oli dan INPI paling intensif dibandingkan penggunaan tenaga kerja

Slope biaya marginal dan biaya rata-rata bertanda negatif dan biaya rata-rata di atas biaya marginal ini berarti bahwa perusahaan bersitat monopoli alamiah dimana kedua kurva terus menerus menurun pada daerah yang relevan Elatstas baya terhadap output listrik 0,04979 ha imt berar biaya produks dan drstnibusi meningkat lebih cepat dari output listrik. Penentuan tarif dasar listrik dilakukan pada average cost pricing karena posisi kurva baya rata-rata lebih tinggi dari kurva biaya marginal Tanpa diskriminasi, tarif listrik yang sesuai adalah Rp I.295,78/kwh dengan tingkat produksi maksimum per bulan sebesar 75.285 487,80 kwh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK