<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158825">
 <titleInfo>
  <title>ESL TEACHERS’ STRATEGIES IN PROVIDING SCAFFOLDING IN ENGLISH FOR PRIMARY STUDENTS RN(A CASE STUDY AT BUNGA MATAHARI INTERCULTURAL SCHOOL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Julia Farlia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP S2</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Meningkatnya jumlah sekolah dwibahasa telah mendorong perekrutan guru ESL untuk mengajar mata pelajaran bahasa Inggris. Sangat penting bagi para guru untuk memiliki kemahiran dalam bidang yang mereka ajarkan, dengan latar belakang pendidikan yang sesuai, agar dapat menerapkan strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah strategi scaffolding yang diberikan oleh guru ESL dalam mengajar bahasa Inggris kepada siswa sekolah dasar EFL di Bunga Matahari Intercultural School berdasarkan kerangka strategi instructional scaffolding dari Walqui, serta mengeksplorasi kesulitan yang dihadapi oleh para guru dalam pengajaran bahasa Inggris. Dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, dua guru ESL yang tidak memiliki latar belakang pendidikan bahasa Inggris dilibatkan. Melalui observasi kelas dan wawancara, ditemukan bahwa guru ESL menerapkan berbagai jenis scaffolding termasuk Modelling, Bridging, Contextualizing, Scheme Building, Developing Metacognition, dan Re-presenting Text. Selain itu, kesulitan yang dihadapi meliputi rendahnya kemampuan bahasa Inggris siswa, kurangnya motivasi belajar siswa, dan kurangnya penjelasan tata bahasa dalam buku teks. Sebagai rekomendasi, penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan lebih banyak partisipan guru ESL untuk memperoleh ragam data yang lebih luas dalam penerapan strategi scaffolding.&#13;
&#13;
Keywords: ESL, EFL, primary learners, scaffolding&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158825</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 23:14:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-08 09:40:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>