<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158795">
 <titleInfo>
  <title>PENOTASIAN POLA RITME PADA RAPA’I GELENG SANGGAR PUTRA SETIA ABDYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKY AUFA AZED</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rizky Aufa Azed. (2025).Penotasian Pola Ritme pada Rapa’i Geleng Sanggar Putra Setia Abdya. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala].  Dibawah bimbingan Dr.Sn. Mukhsin Putra Hafid, S.Sn., M.A. dan Tengku Hartati, S.Pd., M.Pd.&#13;
&#13;
Pertunjukan Rapa’i Geleng di mainkan oleh kelompok-kelompok yang satu sama lain memiliki perbedaan, baik pola gerakan, bentuk, jenis pukulan, dan busana. Perbedaan tersebut terjadi karena tergerus oleh waktu dan seiring dengan trendnya budaya musik populer. Kekuatiran ini memicu bentuk penyajian Rapa’i Geleng kuatir berubah, hal ini menjadi fenomena bagi peneliti untuk mendokumentasikan kembali terutama pada bentuk penulisan notasi musik. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis kembali pola ritme khusunya di Sanggar Putra Setia Abdya, Aceh Barat Daya. Metode yang digunakan adalah deskripsi analisis etnomusikologi, teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola ritme dalam Rapa’i Geleng terdiri dari variasi pola dasar seperti Peh Sa, Peh Dua, Peh Lee, Peh Peut, Peh Limong, dan Peh Tujoeh, yang disusun sedemikian rupa untuk membentuk struktur musikal pertunjukan dari pembuka hingga penutup. Penotasian pola ritme ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam upaya Pelestarian serta pengembangan seni tradisional Rapa’i Geleng agar tetap autentik di tengah arus perubahan zaman. Penelitian ini juga menjadi sumbangsih penting bagi pendidikan seni, pelaku budaya, dan pemerintah daerah dalam menguatkan identitas budaya Aceh di masa depan.&#13;
Kata Kunci: Rapa’i Geleng, Pola Ritme, Penotasian, Sanggar Putra Setia Abdya, Etnomusikologi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158795</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 21:22:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-08 09:06:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>