<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158765">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN UJI DIAGNOSTIK KANKER PARU MENGGUNAKAN GUN BIOPSY DAN TRANSTHORACIC NEEDLE ASPIRATION</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmi Hayati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Kanker paru adalah penyebab utama kematian terkait kanker di seluruh dunia. Diagnosis dini adalah pilihan yang baik dalam mengurangi jumlah kematian akibat kanker paru. Teknik biopsi yang tepat dapat membantu meningkatkan angka deteksi dini kanker paru.&#13;
Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan sensitivitas dan spesifisitas menggunakan gun biopsy dibandingkan dengan TTNA.&#13;
Metode: Penelitian analitik obervasional dengan desain potong lintang. Pengambilan data diambil secara bersamaan (point time approach), Sampel penelitian diambil berdasarkan teknik total sampling pada 30 pasien dengan diagnosis kerja kanker paru yang dirawat di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada September 2024 hingga Desember 2024.&#13;
Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa Gun Biopsi merupakan modalitas yang lebih unggul dibanding dengan Transthoracic Needle Aspiration dengan nilai AUC sebesar 0,833, akurasi 76,3%, sensitivitas 66,7%, spesifisitas 100,0%, Positive Predictive Value (PPV) 100,0% dan Negative Predictive Value (NPV) sebesar 56,3%. TTNA menunjukkan nilau AUC 0,762, akurasi 66,7, sensitivitas 52,4%, spesifisitas 100,0%, PPV 100,0% dan NPV sebesar 47,4%. Tidak ada perbedaan hasil jenis sel berdasarkan pemeriksaan patologi anatomi antar kedua teknik pengambilan sampel.&#13;
Diskusi: Pengambilan sampel menggunakan gun biopsy dapat meningkatkan tingkat deteksi dari kanker paru. Tidak adanya perbedaan signifikan jenis sel sampel pada penelitian ini dikarenakan sampel diambil dari pasien yang sama.&#13;
Kata Kunci: Kanker Paru, Teknik biopsi, Gun Biopsy, Transthoracic Needle Aspiration&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LUNG CANCER - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.994 24</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158765</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 15:41:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-21 16:48:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>