<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158725">
 <titleInfo>
  <title>REPRESENTASI BUDAYA PATRIARKI DALAM KOMIK DIGITAL WEBTOON “MISTAKE”</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NISA MAKRUFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji penggambaran budaya patriarki yang ditampilkan dalam komik digital. Budaya patriarki masih menjadi bagian dari konstruksi sosial yang menjadikan laki laki sebagai titik sentral kekuasaan yang menempatkannya sebagai dominasi atas segala aspek kehidupan. Fenomena budaya patriarki ini masih terlihat kental di masyarakat Indonesia dan dapat dilihat di berbagai media massa salah satunya komik digital Webtoon Mistake. Komik merupakan bentuk media visual yang menggabungkan gambar dan teks untuk menyampaikan cerita atau informasi.  Sebagai media populer komik turut serta dalam merepresentasikan nilai nilai yang berkembang di masyarakat, baik secara eskplisit maupun implisit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya patrairki digambarkan dalam Webtoon Mistake dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika untuk menafsirkan makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam komik Mistake. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap beberapa episode yang memuat penggambaran patriraki serta dianalisis untuk mengidentifikasi pola pola dominasi dan hirarki sosial yang mengutamakan laki laki dan juga dampak apa yang diterima oleh pihak perempuan. Kemudian hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki ditunjukkan dalam beberapa aspek, seperti subordinasi dan marjinalisasi peran perempuan dalam keluarga, sterotip sebagai bentuk penilaian &#13;
sosial, dominasi melalui kekerasan, dan beban ganda. Dari keseluruhan temuan, subordinasi perempuan menjadi aspek yang paling dominan, yang tercermin melalui narasi dan visual yang secara konsisten menempatkan perempaun dalam &#13;
posisi pasif, bergantung, dan tidak memiliki otonomi penuh dalam pengambilan keputusan. &#13;
Kata Kunci: Representasi, Budaya Patriarki, Komik Digital, Semiotika Roland Barthes.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158725</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 12:57:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 14:42:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>