<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158667">
 <titleInfo>
  <title>PEMBERDAYAAN INDUSTRI KECIL KERAJINAN BORDIR MELALUI  PROGRAM PELATIHAN PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN  PERDAGANGAN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUkhirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister administrasi pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Program pelatihan  industri   kecil kerajinan  bordir  oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan diperlukan untuk  memberdayakan industri  kecil kerajinan  bordir dalam upaya meningkatkan produktivitasnya. Program pelatihan  yang dilakukan dengan menerapkan manajemen stratejik  akan memberikan pengaruh positif pada peningkatan kinerja industri. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahuI  (1) Perencanaan program pelatihan; (2) Strategi pelaksanaan program pelatihan; dan (3  Faktor pengahambat program pelatihan. Pendekatan  yang digunakan dalam penelitian ini   yaitu  pendekatan  kualitatif  dengan  metode  deskriptif, teknil pengumpulan   data   dilakukan  melalui   wawancama,    observasi,   dan     studi dokumentasi. Subjek  penelitian adalah kepala biro  pelatihan dan pengembangan, instruktur perajin bordir,  tokoh adat,  dan   masyarakat  umum.    Hasil penelitian menunjukkan: (I) Perencanaan program pelatihan berdasarkan analisis  kebutuban industri, dilanjutkan  dengan penentuan panitia pelaksana, instruktur,  pendanaan, sarana dan  prasarana, serta  waktu pelatihan;   (2)  Strategi  pelaksanaan program pelatihan  sejalan  dengan  program perencanaan, adanya kerjasama  secara tcrpadu antara   Dinas  Perindustrian dan  Perdagangan  dengan  Perguruan  tinggi, Dunia Usaha  dan perbankan.  Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan keterampilan teknis dan keterampilan manajenal; (3) Faktor pendukung program pelatihan yaitu adaya dukungan dan  kepedulian pemerintah serta partisipasi peserta pelatihan. Sedangkan faktor  penghambat program pelathan  yaitu ada  sebagian  pelaku industri kecil menganggap bahwa kegiatan industri yang dikembangkannya hanya sebagair usaha sampingan semata sehingga tidak  dikelola secara profesional&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci   :   Pemberdayaan, industri dan program pelatihan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158667</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 10:08:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 10:08:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>