<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158663">
 <titleInfo>
  <title>PENAMBAHAN DAUN KELOR  (MORINGA OLEIFERA) DALAM  PRODUK COOKIES SEBAGAI FUNCTIONAL FOOD</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAZHATUL IZZAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PKK</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daun kelor (Moringa oleifera) adalah tanaman yang umum ditemukan di daerah tropis dan cukup dikenal di Indonesia. Cookies adalah kue kering berukuran kecil dengan rasa manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik organoleptik, standarisasi resep, daya terima konsumen, dan mutu simpan terhadap cookies dengan penambahan daun kelor. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yaitu uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 5 panelis narasumber yaitu Dosen Prodi PKK FKIP USK. Uji penerimaan (Acceptability test) oleh 30 balita berumur 1 - 5 tahun di posyandu Gampong Lubuk Sukun, Kecamatan Ingin Jaya. Berdasarkan hasil penelitian, dari segi warna narasumber memilih cookies dengan penambahan daun kelor pada semua perlakuan, dengan nilai rata-rata 5,1. Dari segi aroma, narasumber memilih perlakuan ketiga (15gr) dengan nilai rata-rata 6. Untuk tekstur, narasumber juga memilih perlakuan ketiga (15gr) dengan nilai rata-rata 6,6. Dari segi rasa, narasumber memilih perlakuan kedua (10gr) dengan nilai rata-rata 6,3. Resep standar cookies dengan penambahan daun kelor adalah 5 gr daun kelor (4%), terdiri dari 120 gr tepung terigu, 5 gr tepung daun kelor, 38 gr telur, 60 gr kurma, 20 gr gula halus, dan 125 gr mentega tawar. Panelis konsumen lebih menyukai cookies dengan penambahan daun kelor sebanyak 5g (CK51) dengan nilai rata-rata warna 4.21, aroma 4.31, tekstur 4.46, dan rasa 4.5, yang menghasilkan cookies dengan warna hijau muda, aroma harum, tekstur renyah, dan rasa manis gurih. Cookies dengan penambahan daun kelor memiliki daya simpan sekitar 14 hari.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158663</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 10:07:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 10:23:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>