<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158659">
 <titleInfo>
  <title>PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS HASIL BC4F5 PADI TURUNAN SIGUPAI ABDYA DI LAHAN TEGALAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SEKAR WANGI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agroteknologi (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Padi merupakan tanaman biji-bijian yang paling banyak dikonsumsi di dunia dan menjadi makanan pokok bagi lebih dari 95% penduduk Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui produktivitas dan kualitas galur BC4F5 turunan padi lokal Sigupai Abdya yang dibudidayakan di lahan tegalan. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2024 hingga Februari 2025 di Kebun Percobaan, Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman, serta Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial yang terdiri atas enam galur dan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas galur berkisar antara 4,05 hingga 5,46 ton ha⁻¹. Galur T29.8.5.2.12.12 memberikan hasil tertinggi, sedangkan T9.6.1.6.12.1 terendah. Dari aspek mutu, seluruh galur memiliki kadar air rendah dan kadar amilosa tinggi, termasuk kategori beras pera. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif kuat antara bobot gabah per rumpun (BGP) dan potensi hasil (PH), yang mengindikasikan bahwa peningkatan bobot gabah per rumpun secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan potensi hasil panen. Terdapat pula korelasi negatif yang kuat antara kadar amilosa dan amilopektin (r = -0,94), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi kadar amilosa dalam beras, maka kadar amilopektinnya cenderung lebih rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa galur T29.8.5.2.12.12 berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158659</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 09:12:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 09:30:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>