<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158589">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGASI PATAHAN AKTIF DI NAMIBIA BERDASARKAN DISTRIBUSI GEMPA HASIL RELOKASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI CHAIRUNNISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Namibia terletak pada margin pasif barat daya Benua Afrika yang secara tektonik diklasifikasikan sebagai wilayah stabil. Namun, aktivitas seismik lokal menunjukkan adanya deformasi aktif yang belum terpetakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi zona patahan aktif di wilayah Namibia melalui relokasi hypocenter gempa bumi. Data yang digunakan berupa data seismik hasil lokalisasi gempa bumi dari tahun 2010 hingga 2012 yang direkam oleh 28 stasiun seismik WALPASS. Proses relokasi dilakukan menggunakan dua metode utama, yaitu Coupled Velocity Hypocenter dan Hypocenter Double Difference. Metode Coupled Velocity Hypocenter diimplementasikan dengan perangkat lunak VELEST untuk menghasilkan model kecepatan gelombang P dan gelombang S (1D) yang sesuai dengan karakteristik geologi lokal. Model ini juga digunakan sebagai acuan untuk relokasi hypocenter awal. Selanjutnya, metode Hypocenter Double Difference dengan perangkat lunak hypoDD digunakan untuk meningkatkan resolusi spasial antar hypocenter melalui perhitungan perbedaan waktu tiba antar pasangan gempa bumi yang berdekatan. Hasil relokasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam presisi lokasi gempa. Sebaran hypocenter membentuk pola linier dan klaster yang mengindikasikan keberadaan struktur tektonik aktif. Dari interpretasi pola seismisitas tersebut teridentifikasi delapan zona patahan aktif di wilayah studi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Namibia merupakan wilayah yang tidak sepenuhnya pasif.  Pada penelitian ini ditemukan beberapa bidang patahan yang memiliki orientasi arah timur-laut barat daya, utara-selatan dan barat laut-tenggara. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemetaan struktur aktif serta dapat menjadi dasar dalam penilaian bahaya seismik dan perencanaan pembangunan wilayah yang lebih tangguh terhadap risiko gempa bumi.&#13;
&#13;
Kata kunci: Namibia, metode coupled velocity hypocenter, metode hypocenter double difference&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158589</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-04 17:15:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 09:04:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>