EFIKASI STEROID PADA PNEUMONIA BERAT DI ASIA: SEBUAH TINJUAN PUSTAKA SISTEMATIS DAN META-ANALISIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

EFIKASI STEROID PADA PNEUMONIA BERAT DI ASIA: SEBUAH TINJUAN PUSTAKA SISTEMATIS DAN META-ANALISIS


Pengarang

Reza - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yunita Arliny - 197506101999032003 - Dosen Pembimbing I
Budi Yanti - 198109292015042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2007601040006

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi / PDDIKTI : 11709

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.241

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Saat ini, belum ada tinjuan pustaka sistematis dan meta-analisis yang mengevaluasi efektivitas steroid terhadap pneumonia berat pada pasien di wilayah Asia. Tinjuan pustaka sistematis dan meta-analisis ini bertujuan untuk menginvestigasi efikasi steroid terhadap pneumonia berat di Asia. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Maret 2024 secara elektronik menggunakan empat database yaitu PubMed, Embase, Scopus, Studi ini mencakup pasien pneumonia berat di ICU asal Asia yang menerima pemberian steroid (oral, intravena, inhalasi) bersama antibiotik, dibandingkan dengan pasien pneumonia berat di ICU yang hanya menerima antibiotik. Hasil yang diukur meliputi angka kematian, durasi rawat inap di ICU, dan penggunaan ventilator mekanik. Desain studi mencakup uji coba acak terkontrol dan penelitian observasional di Asia. Kombinasi kata kunci 'pneumonia' yang dikombinasikan dengan 'steroid’ beserta sinonimnya, digunakan dalam empat database. Analisis berupa standard mean deviation (SMD) pada confidence interval (CI) 95% dengan random-effect model. Dari 2.951 artikel yang diidentifikasi dan 5 artikel yang dimasukkan. Meta-analisis menunjukkan steroid tidak signifikan menurunkan mortalitas pada pasien pneumonia berat di Asia (OR=0,713; 95% CI [0,369, 1,378]; p=0,315) dengan heterogenitas I2 sebesar 55,02% (p=0,109). Hanya satu penelitian melaporkan penggunaan ventilator mekanis dan durasi rawat inap di ICU, sehingga meta-analisis tidak dapat dilakukan. Penelitian oleh Chon dkk menemukan durasi penggunaan ventilator mekanis pada kelompok perlakuan adalah 14,0±14,5 hari, dan 15,5±21,4 hari pada kelompok kontrol, tanpa perbedaan signifikan (p=0,680). Durasi rawat inap di ICU pada kelompok perlakuan adalah 17,5±16,0 hari dan 18,5±22,0 hari pada kelompok kontrol, juga tanpa perbedaan signifikan (p=0,806). Kesimpulannya, pemberian steroid sebagai terapi tambahan pada pasien pneumonia berat di Asia tidak secara signifikan menurunkan tingkat mortalitas 30 hari, menurunkan durasi pemakaian ventilator mekanis, dan menurunkan durasi rawat inap di ICU.
Kata kunci: Asia, pneumonia berat, steroid, mortalitas, ventilator mekanis, rawat inap

ABSTRACT To the best of our knowledge, no systematic review or meta-analysis currently evaluates steroid efficacy for severe pneumonia in Asian patients. The present systematic review and meta-analysis aimed to investigate efficacy of steroids as adjunctive therapy in severe pneumonia in Asia, conducted in January - March 2024 using 4 databases: PubMed, Embase, Scopus. This study included patients from Asia with severe community-acquired pneumonia admitted to ICU, receiving steroids (orally, intravenously, or inhaled) as additional antibiotic therapy. Control group consisted of patients receiving only antibiotic therapy. Outcomes measured included mortality rate, ICU stay duration, and duration of mechanical ventilator use, with study designs encompassing randomized controlled trials and observational studies conducted in Asia. Combination of keyword 'pneumonia' combined with 'steroid' and its synonyms, is used in four databases. Analysis of standard mean deviation (SMD) and 95% confidence interval (CI) with a random-effect model was used. In this systematic review, 2,951 articles were identified and 5 articles were included. Meta-analysis revealed that steroids did not significantly reduce mortality (OR=0.713; 95% CI [0.369, 1.378]; p=0.315) with heterogeneity of I²=55.02% and p=0.109. Only one study reported on mechanical ventilator use and ICU stay duration. Chon et al. found no significant difference in mechanical ventilator use between treatment group (14.0±14.5 days) and control group (15.5±21.4 days; p=0.680). Similarly, no significant difference was found in ICU stay duration (treatment: 17.5±16.0 days, control: 18.5±22.0 days; p=0.806). In conclusion, administering steroids as additional therapy to patients with severe pneumonia in Asia did not significantly reduce 30-day mortality rate, reduce duration of mechanical ventilator use, and reduce length of stay in ICU. Keywords: Asia, severe pneumonia, mortality, mechanical ventilator, length of stay

Citation



    SERVICES DESK