<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158503">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FOLLOWERS  INSTAGRAM CRAB FISH TERHADAP MINAT PENGUNJUNG CAFFE KUALA SEAFOOD</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Ekonomi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya Instagram telah menjadikan platform ini sebagai sarana promosi yang efektif dalam membentuk persepsi dan keputusan konsumen, termasuk dalam industri kuliner. Salah satu akun yang memanfaatkan media sosial sebagai media promosi adalah akun Instagram Crab Fish, yang berperan dalam memperkenalkan Caffe Kuala Seafood kepada masyarakat dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh followers Instagram terhadap minat pengunjung, mendeskripsikan respon followers terhadap keberadaan Caffe Kuala Seafood, serta menganalisis tingkat minat pengunjung terhadap tempat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan teknik kuota sampling. Sebanyak 80 responden yang merupakan pengikut aktif akun Instagram Crab Fish selama tiga bulan terakhir dan telah berkunjung ke Caffe Kuala Seafood minimal dua kali dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS versi 22. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa respon followers terhadap keberadaan Caffe Kuala Seafood termasuk dalam kategori “Baik” dengan rata-rata nilai 4,03, sementara minat pengunjung tergolong “Sangat Baik” dengan nilai rata-rata 4,23. Hasil uji regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 31,563 + 0,528X, Hal ini menunjukkan bahwa setiap penambahan satu satuan pada variabel followers Instagram akan meningkatkan minat pengunjung sebesar 0,528 satuan, dengan asumsi variabel lain dianggap konstan. Dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,255. Ini berarti bahwa sebesar 25,5% variasi minat pengunjung dipengaruhi oleh followers Instagram. Uji t menghasilkan nilai t-hitung sebesar 5,168 yang lebih besar dari t-tabel sebesar 1,99085 (5,168 &gt;1,99085 )  dengan signifikansi 0,000 &lt; 0,05, yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara followers Instagram terhadap minat pengunjung Caffe Kuala Seafood.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Instagram, Followers, Minat Pengunjung, Caffe Kuala Seafood &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158503</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-04 11:09:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-04 15:03:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>