<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158415">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN BUMBU INSTAN ASAM SUNTI TERHADAP CITA RASA NASI GORENG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tazkiatun Nufus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PKK</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asam sunti merupakan salah satu bumbu dapur khas Aceh yang terbuat dari belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang dikeringkan. Nasi goreng merupakan makanan khas Indonesia yang diadaptasi dari gaya masakan China. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik organoleptik, resep standar, daya terima konsumen, dan daya simpan terhadap bumbu instan nasi goreng asam sunti. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yaitu uji pengamatan (Sensory evaluation) yang dilakukan oleh 5 panelis ahli terdiri dari Dosen Tata Boga PKK FKIP USK. Uji penerimaan (Acceptability test) dilakukan oleh 30 panelis konsumen umum. Berdasarkan hasil penelitian, karakteristik organoleptik nasi goreng bumbu instan dengan penambahan asam sunti menyatakan bahwa pengamatan narasumber terhadap karakteristik warna, aroma, tekstur, dan juga rasa terdapat pada perlakuan ketiga (BA3) dengan perolehan nilai tertinggi pada warna (6,6), aroma (6,8), tekstur (6,5), dan rasa (6,8). Berdasarkan hasil dari uji penerimaan karakteristik organoleptik nasi goreng bumbu instan dengan penambahan asam sunti oleh konsumen menunjukkan bahwa warna, aroma, tekstur, dan rasa terdapat pada perlakuan ketiga (BA3) dengan perolehan nilai tertinggi pada warna (4,2), aroma (4,44), tekstur (4,51), dan rasa (4,45). Pada penelitian ini bumbu instan nasi goreng asam sunti dapat bertahan hingga 33 hari di suhu ruang, dengan kemasan yang sudah di sterilisasi dan kedap udara. hipotesis dalam penelitian ini diterima, karena terdapat pengaruh dari penambahan asam sunti terhadap karakteristik organoleptik dan daya terima konsumen terhadap nasi goreng. Narasumber dan konsumen sama-sama menyukai perlakuan ketiga yaitu (BA3), karena memiliki warna sangat coklat moka, aroma yang sangat berempah, rasa sangat gurih, dan tekstur sangat kering. Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan tersebut signifikan secara statistik ( &lt; 0,05), sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158415</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-03 16:07:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-04 08:33:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>