STUDI PEMBIAYAAN SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STUDI PEMBIAYAAN SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH)


Pengarang

Syahrial Faujar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200060082

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengelolaan sampah memerlukan biaye yang besar, terutama biaya operasional untuk pengumpnlan, pengangktan dan pengolahan. Produksi sampah di kota Banda Aceh semakin hari semakin meningkat yaitu 150 ton perhari. Salah satu daerah penghasil sampah terbesar adalah Kecartan Kuta Alam. Anggaran peogelolean sarpah ditanggng oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dan masyarakat dengan membayar retribusi. Jumlah timbulan sampah Kecamatan Kuta Alam harus diketahui, agar pengelolaan sampah dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan pembiayaan sampah dengan mengkaji jumah sarana dan prasarana pendukung, menganalisis pembiayan yang optimal serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini dilakukan di Kecaratan Kuta Alam Banda Aceh deogan menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data adalah menggunakan kuesioner, observasi dan wawancara. Populasi dan sampel penelitian ini diarbil dari 100 orang penduduk. Tirbulan sampah di Kecaratan Kua Alam sebesar 28,67 to/hari, tidak sera terlayani oleh Dinas Kebersihan dan Keindaban (DKK) Kota Banda Aceh, Hasil analisa menunjukkan pelayanan persampahan Kuta Alam harus ditingkatkan dengan menambah sarana dan prasarana dari 6 unit dump truck menjadi IO unit, 2 unit pick up menjadi 5 unit dan S unit becask menjadi IO unit. Dinas menganggarkan biaya operasional dan pemeliharaan sebesar Rp 1517.645.000, sementara itu sarana dan pemasarana bertambah maka baru diiringi dengan bertambahnya biaya pengelolaan sampah menjadi Rp 2,537,300.,000, Tanggapan masyarakat seteiah dilakukan pengisian kuesioner dan wawancara, responden merjawab 46% tidak membayar retribusi dan 54% membayar retribusi setiap bulannya. Disarankan kepada Dinas Kebersihan dan Keindahan (DKK) Kota Banda Aceh untuk mensosialisasikan pengelolaan sampah kepada masyarakat dan mencari sumber dana lain untuk menutupi biaya operasional dengan memprogramkan desa model pengelolaan
sampah.

Kata kunci ; Anggaran, kuantitatif, pembiayaan, pengelolaan sampah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK