<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15833">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBUTUHAN FASILITAS PENYEBERANGAN PADA RUAS JALAN DIPONEGORO PASAR ATJEH KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aulia Rahmat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada umumnya di daerah pusat perekonomian atau perbelanjaan (Central Business Distric, CBD) pertumbuhan pejalan kaki dan arus transportasi kendaraan bermotor semakin meningkat, sehingga perlu diperhatian secara khusus terhadap prasarana yang dibutuhkan demi kenyamanan dan keamanan pengguna. Lokasi penelitian dilaksanakan di Jalan Diponegoro, Pasar Atjeh, Kota Banda Aceh yang terletak antara pasar Atjeh lama dengan pasar Atjeh Baru dengan jarak pengamatan 50 meter. Lokasi tersebut merupakan salah satu pusat perbelanjaan dan pertokoan di Kota Banda Aceh yang sebagian besar aktifitas dilakukan dengan berjalan kaki. Selain itu Jalan Diponegoro merupakan jalur akses dengan volume lalu lintas yang tinggi. Kondisi seperti ini berdampak pada menurunnya tingkat kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki saat menyeberang, karena tidak tersedianya prasarana penyeberangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan prasarana penyeberangan yang aman bagi pejalan kaki. Data yang diamati berupa volume penyeberang jalan, volume lalu lintas, waktu tempuh kendaraan dan time headway. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif berdasarkan uraian-uraian deskriptif sehingga didapatkan karakteriktik pejalan kaki. Hasil pengolahan data diperoleh besarnya konflik antara pejalan kaki yang menyeberang dengan kendaraan bermotor yang melintasi titik penyeberangan yaitu sebesar  4,06 x 108, dengan volume penyeberang jalan tertinggi rata-rata sebesar 186 ped/jam dan volume kendaraan 1477 kend/jam. Dari hasil pengolahan data, didapat kecepatan lalu lintas rata-rata sebesar 39,29 km/jam dengan time headway rata-rata sebesar 2,3 detik – 2,9 detik, sehingga dijalan tersebut dapat direkomendasikan fasilitas yang dibutuhkkan oleh penyeberang jalan berupa Pelican crossing dengan pelindung</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15833</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-24 10:46:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-24 11:24:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>