<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158313">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN KOMPOSIT SERAT NILON TERIMPREGNASI LOGAM CU YANG DIREDUKSI DENGAN EKSTRAK KULIT JERUK BALI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Balqis Syahira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Kimia</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nanopartikel telah menarik perhatian para peneliti karena memiliki sifat yang unik dan berperan penting dalam berbagai bidang. Penggunaan bahan kimia dalam proses sintesis dapat menghasilkan produk sampingan yang beracun dan berdampak negatif bagi lingkungan. Pemanfaatan kulit jeruk bali sebagai agen pereduksi yang ramah lingkungan merupakan pendekatan inovatif dalam pengembangan ilmu kimia modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi Cu2O/CuO-NP yang direduksi dengan ekstrak kulit jeruk bali sebagai bioreduktor alami serta menguji pengaruh fotokatalis yang terimpregnasi Cu2O/CuO-NP dengan penyangga sikat botol untuk degradasi metilen biru. Tahapan penelitian diawali dengan sintesis Cu2O/CuO-NP, pembuatan komposit dan diuji karakterisasi menggunakan FTIR, SEM, XRD, PSA dan uji dekomposisi warna metilen biru dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji FTIR didapatkan pita serapan pada 624 cm⁻¹  dan 835 cm⁻¹ merupakan karakteristik Cu–O stretching. Uji SEM menunjukkan Cu2O/CuO NP yang terimpregnasi pada serat nilon memiliki bentuk irregular. Hasil uji XRD didapatkan puncak 2θ = 29,60°, 36,37°, 42,30°, 61,48°, dan 73,61° yang menunjukkan keberadaan Cu2O. Hasil uji PSA menunjukkan bahwa ukuran partikel rata rata Cu₂O/CuO-NP yaitu sekitar 940 nm. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan menggunakan larutan metilen biru 5 ppm 400 mL dengan λmax 664 nm. Hasil % degradasi kondisi tanpa terang tanpa katalis sebesar 41,40% dan kondisi gelap pakai katalis 50,09%. Hasil % degradasi kondisi terang dan variasi jumlah katalis Cu2O/CuO-NP didapatkan degradasi tertinggi 57,62% diperoleh pada penggunaan 0,54 gram katalis setelah 100 menit pencahayaan. Sehingga pada penelitian ini serat nilon yang terimpregnasi Cu2O/CuO-NP efektif dalam mendegradasi metilen biru. &#13;
&#13;
Kata kunci: Cu₂O/CuO-NP, Kulit Jeruk Bali, Fotokatalis, Metilen Biru.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158313</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-03 11:26:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-03 11:31:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>