<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158289">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MORFO-FISIOLOGI BEBERAPA PERSILANGAN CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUUM L.) PADA POPULASI F3 DI BAWAH NAUNGAN BUATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MEULU DESFITRIA FALZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Cabai hias (Capsicum annuum L.) memiliki potensi besar sebagai tanaman hias dan sumber bahan bioaktif yang bermanfaat. Namun, Cabai hias biasanya tidak memiliki toleransi yang tinggi. Tingkat toleransi perlu diuji dengan penggunaan naungan pada beberapa persilangan cabai hias untuk melihat keragaan karakter morfologi dan fisiologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter morfologi dan fisiologi beberapa persilangan cabai hias pada populasi F3 di  bawah naungan buatan. Penelitian di Kebun Percobaan, Desa Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh yang terletak pada titik koordinat 5°33'18.7&quot; LU dan  95°20'16.7&quot; BT dengan ketinggian 4 mdpl dan Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, dari Desember 2024 hingga Februari 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial dengan dua kondisi pertumbuhan, yaitu tanpa naungan dan dengan naungan menggunakan paranet 50%. Dengan 9 seri (genotipe) perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi karakter morfologi (tinggi tanaman, tinggi dikotomus, diameter batang, lebar tajuk, panjang daun, lebar daun, luas daun, panjang buah, diameter buah, berat buah) dan karakter fisiologi (warna buah dan kandungan capsaicin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi naungan berpengaruh nyata terhadap beberapa karakter morfologi, seperti peningkatan diameter batang, lebar tajuk, dan luas daun. Namun, naungan menurunkan panjang buah dan diameter buah secara signifikan. Beberapa genotipe menunjukkan toleransi lebih baik terhadap kondisi naungan berdasarkan tinggi tanaman, luas daun, dan diameter buah. Analisis kandungan capsaicin menunjukkan adanya variasi yang signifikan antar genotipe, yang dapat menjadi dasar dalam seleksi varietas unggul cabai hias. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kondisi naungan mempengaruhi pertumbuhan morfo-fisiologis cabai hias, dengan beberapa genotipe menunjukkan respons adaptif yang lebih baik. Penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan varietas cabai hias yang lebih adaptif terhadap lingkungan ternaung.&#13;
Kata kunci: Cabai hias, Morfologi, Fisiologi, Naungan, Populasi F3.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158289</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-03 09:53:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-03 10:05:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>