<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15827">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMALISASI BIAYA PEKERJAAN RANGKA STRUKTURAL DAN DINDING PENGISI MENGGUNAKAN METODE REKAYASA NILAI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maulana Rizki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasca bencana tsunami di tanggal 26 Desember 2004 yang menimpa Aceh, telah&#13;
banyak diterapkan teknologi dan penemuan baru tentang konstruksi yang aman&#13;
terhadap gempa di Provinsi Aceh. Salah satunya adalah penggunaan batu bata gajah&#13;
sebagai material dalam mendirikan suatu bangunan. Batu bata gajah terbuat dari&#13;
campuran tanah dan semen yang dipadatkan. Batu bata gajah memiliki kekuatan&#13;
tekan 2,6 Mpa atau setara dengan 7800 kg/blok dan sistem saling kunci (interlocking)&#13;
sehingga dapat difungsikan sebagai bagian struktural bangunan bahkan untuk&#13;
bangunan 2 atau 3 lantai. Penggunaan batu bata gajah sebagai struktural&#13;
mengakibatkan tidak perlu adanya pengeluaran biaya untuk material beton bertulang&#13;
serta bekisting. Akan tetapi belum diketahui dengan pasti bahwa penggunaan batu&#13;
bata gajah dapat menghasilak biaya yang lebih optimal dibandingkan dengan&#13;
penggunaan batu bata merah dan struktural beton bertulang. Tujuan dari penelitian ini&#13;
adalah menghasilkan solusi yang memberikan biaya teroptimal, yaitu dengan&#13;
menghemat biaya tanpa mengurangi fungsi dasar antara dua alternatif. Alternatif&#13;
pertama meliputi pekerjaan stuktural beton bertulang dengan dinding pasangan bata&#13;
merah. Sedangkan alternatif kedua merupakan pekerjaan pasangan batu bata gajah&#13;
sebagai dinding pengisi sekaligus struktural rumah. Metode yang digunakan untuk&#13;
menganalisis optimalisasi biaya ini adalah rekayasa nilai (value engineering).&#13;
Rekayasa nilai dilakukan dengan melakukan per-bandingan antara desain awal&#13;
dengan desain alternatif dari desain rumah sederhana tipe 40 sebagai model&#13;
penelitian. Hasil penelitian menunjukkan desain alternatif yang berupa pasangan batu&#13;
bata gajah menghasilkan biaya yang lebih optimal dari desain awal. Jumlah&#13;
penghematan biaya mencapai Rp. 53.890.458,- atau sebesar 56,30%.&#13;
&#13;
Kata kunci : biaya,optimalisasi, batu bata merah, batu bata gajah</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15827</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-24 09:24:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-24 09:27:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>