<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158259">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA APLIKASI COMPUTER-BASED-TEST (CBT) DENGAN ARSITEKTUR BACKEND DJANGO-MYSQL DAN EXPRESS-MONGODB</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aditya Rizki Ramadhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Computer-Based Testing (CBT) merupakan sistem ujian berbasis computer yang banyak digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses evaluasi pembelajaran. Universitas Syiah Kuala sebelumnya telah mengembangkan aplikasi CBT menggunakan arsitektur backend Django dan database MySQL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa aplikasi CBT setelah migrasi dari MySQL ke MongoDB serta mengevaluasi transisi backend dari Django ke Express untuk meningkatkan responsivitas, dan efisiensi dalam menangani permintaan asinkron dengan mengukur metrik seperti waktu respons, throughput, dan skor Application Performance Index (Apdex). Metodologi yang digunakan mengadaptasi pendekatan waterfall yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, pengujian lanjutan, dan analisis data. Pengujian dilakukan dengan enam pola, yaitu pengujian performa, stress, volume, fungsionalitas, prosedur, dan dokumentasi menggunakan Apache JMeter untuk simulasi beban kerja yang mendekati kondisi nyata. Hasil awal menunjukkan bahwa dalam kondisi single thread, Django-MySQL lebih unggul dibandingkan Express-MongoDB. Namun, setelah dilakukan pengujian lanjutan dengan optimalisasi Express-MongoDB ke kondisi multithread (12 worker), performa Express-MongoDB meningkat signifikan dan melampaui Django-MongoDB dalam waktu respons dan throughput. Express-MongoDB mencatat waktu respons rata-rata 115,62 ms dan throughput 7,92 TPS, sedangkan Django-MongoDB mencatat 163,13 ms dan 3,97 TPS. Selain itu, pengujian menunjukkan bahwa semua fitur utama aplikasi CBT berjalan sesuai spesifikasi tanpa error pada arsitektur Django-MongoDB dan Express-MongoDB. Pengujian performa menggunakan Apdex menunjukkan bahwa sebelum migrasi, arsitektur Django-MySQL memiliki skor Apdex sebesar 0.993. Setelah migrasi ke Express-MongoDB dengan kondisi masih single-thread, skor Apdex turun menjadi 0.947. Namun, dengan Django-MongoDB dan Express-MongoDB yang diubah menjadi multithread, skor Apdex meningkat menjadi 1.000, menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang maksimal terhadap performa sistem. Kesimpulannya, kombinasi Express-MongoDB dengan kondisi multithread memberikan keseimbangan terbaik antara waktu respons, throughput, dan stabilitas, menjadikannya pilihan optimal untuk sistem CBT berskala besar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158259</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-02 22:25:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-03 09:03:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>