<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158253">
 <titleInfo>
  <title>KECERNAAN IN VITRO LIMBAH KULIT KAKAO FERMENTASI MENGGUNAKAN TRICHODERMA VIRIDE DENGAN JUMLAH COLONY FORMING UNIT (CFU) BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD HAMZAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketersediaan hijauan sebagai bahan pakan utama bagi ternak ruminansia di Indonesia cenderung fluktuatif dan sangat bergantung pada musim. Pada musim kemarau, suplai hijauan sering kali terbatas, sehingga diperlukan sumber pakan alternatif yang ekonomis dan berkelanjutan. Salah satu limbah perkebunan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan pakan adalah limbah kulit buah kakao (KBK), yang memiliki kandungan bahan kering dan protein kasar cukup tinggi. Namun, tingginya kandungan lignin dan serat kasar dalam KBK menyebabkan tingkat kecernaannya rendah. Untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan kecernaan KBK, diperlukan teknologi pengolahan yang efektif seperti fermentasi menggunakan mikroorganisme selulolitik, salah satunya Trichoderma viride. Efektivitas proses fermentasi dipengaruhi oleh jumlah inokulum atau Colony Forming Unit (CFU) yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jumlah CFU T. viride terhadap kecernaan in vitro limbah kulit buah kakao. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala serta Pusat Penelitian Bioteknologi IPB Bogor, selama bulan Juni hingga Oktober 2024. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan, yaitu KBK0 (tanpa T. viride), KBK1 (10⁵ CFU/g), KBK2 (10⁶ CFU/g), dan KBK3 (10⁷ CFU/g). Fermentasi dilakukan selama 21 hari. Parameter yang diamati meliputi koefisien kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), konsentrasi amonia (NH₃), Volatyle Fatty Acid (VFA), dan derajat keasaman (pH). Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA dan uji lanjutan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah CFU T. viride berpengaruh sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158253</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-02 21:09:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 09:52:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>