Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS NILAI INDEKS KINERJA SISTEM IRIGASI (IKSI) DAN ANGKA KEBUTUHAN NYATA OPERASI DAN PEMELIHARAAN (AKNOP) DAERAH IRIGASI KRUENG PEUDADA
Pengarang
Ghufran Hadi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Cut Dwi Refika - 197907022006042001 - Dosen Pembimbing I
Alfiansyah Yulianur BC - 196307251991021001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2204201010007
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Megister Teknik Sipil., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Daerah Irigasi Krueng Peudada merupakan salah satu irigasi teknis dengan kondisi yang memerlukan perbaikan saluran dan penggantian bangunan irigasi. Perbaikan saluran dan penggantian bangunan irigasi berfungsi untuk mempertahankan Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI). Mempertahankan atau meningkatkan IKSI dapat dilakukan dengan cara melaksanakan operasi dan pemeliharaan (OP) jaringan irigasi secara optimal. Agar pelaksanaan OP berjalan dengan optimal maka dana untuk pelaksanaan OP yang diberikan harus sesuai dengan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP). AKNOP merupakan indikator besarnya kebutuhan biaya dalam pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan. AKNOP juga digunakan sebagai acuan dalam memperbaiki kinerja sistem irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai IKSI dan AKNOP dengan kondisi jaringan irigasi eksisting. Penelitian ini dilaksanakan dengan survei lapangan dan analisis data. Data primer dengan melakukan survei pengamatan secara visual di lapangan, wawancara dengan pengamat D.I. Krueng Peudada, dan data sekunder dari instansi terkait. Berdasarkan observasi di lapangan dan wawancara dengan pengamat, hasil analisis IKSI menunjukkan nilai 70,44%. Nilai tersebut diperoleh setelah adanya peningkatan di item prasarana fisik, produktivitas tanaman, sarana penunjang, personalia dan kelembagaan. Hasil perhitungan biaya AKNOP untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja tersebut sebesar Rp.891.645.700 yang dibagi menjadi 3 sub item utama yaitu biaya manajemen operasi dan pemeliharaan, biaya operasi, dan biaya pemeliharaan. Diharapkan nilai IKSI tetap terjaga atau bahkan dapat meningkat dengan terpenuhinya biaya AKNOP.
The District of Irrigation Krueng Peudada is one of the technical irrigation systems that requires channel repairs and the replacement of irrigation structures. Channel repairs and the replacement of irrigation structures serve to maintain the Irrigation System Performance Index (IKSI). Maintaining or improving the Irrigation System Performance Index (IKSI) can be achieved by optimally implementing the operation and maintenance (OM) of the irrigation network. For optimal implementation of operation and maintenance (OP), the allocated funds must align with the Actual Operation and Maintenance Needs (AKNOP). AKNOP is an indicator of the actual cost requirements in the implementation of operation and maintenance activities. AKNOP is also used as a reference for improving the performance of the irrigation system. This study aims to determine the IKSI and AKNOP values based on the existing conditions of the irrigation network. This study was conducted through field surveys and data analysis. Primary data was collected through visual field observation surveys, interviews with the head branch of D.I. Krueng Peudada, and secondary data from relevant institutions. Based on field observations and interviews with the head branch, the IKSI analysis results indicate a value of 70.44%. The value was obtained after improvements in physical infrastructure, crop productivity, supporting facilities, personnel, and institutional aspects. The calculation of AKNOP costs to maintain and improve performance amounts to Rp. 891,645,700, divided into three main sub-items: management costs for operation and maintenance, operational costs, and maintenance costs. It is hoped that the IKSI value will be maintained or even improved with the fulfillment of AKNOP costs.
IDENTIFIKASI ANGKA KEBUTUHAN NYATA OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN (AKNOP) PADA JARINGAN IRIGASI KRUENG BARO KABUPATEN PIDIE (Nofrizal, 2019)
KAJIAN KINERJA SISTEM IRIGASI DI DAERAH IRIGASI PANDRAH KABUPATEN BIREUEN (WINARDI, 2019)
PENILAIAN DAN UPAYA PENINGKATAN KINERJA SISTEM IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI KR. BARO KIRI KABUPATEN PIDIE (Firman Saputra, 2018)
EVALUASI KINERJA SISTEM IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI KREUNG JREU KABUPATEN ACEH BESAR (AMMICA MUSFIRA, 2019)
PENILAIAN KINERJA DAERAH IRIGASI JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA (IRWANSYAH, 2019)