<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158193">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TAMBAK UDANG PASCA TSUNAMI DAN ARAHAN REHABILITASINYA DI KECAMATAN MESJID RAYA DAN KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Elvridarosa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Penelitian ini dilakukan di wilayah pesisir Kecamatan Baitussalam dan  kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh  Besar.  dari  Tujuan  penelitian ini adalah  untuk mengetahui kesesuaian lahan tambak udang pasca tsunami dan arahan  di  rehabilitasinya  Gampong Lamnga, Gampong Neuheun, Gampong Baet dan  Lam ujong. Penelitian ini menggunakan metode survai deskriptif yang  dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis data primer berupa data hasil  pengamatan di  lapangan dan laboratorium mengenai sifat-sifat kimia dan fisika tanah  dan air tambak. Sedangkan kajian pustaka dan sumber-sumber lain merupakan  pengumpulan data sekunder. Sampel tanah diambil menggunakan metode sistematis sebanyak 20 sampel setiap lokasi di empat desa dengan teknik pemboran pada  kedalaman 100-150 cm dari dasar tambak, sedangkan sampel air diambil secara  acak  sebanyak 4 sampel pada masing-masing areal tambak yang terdekat dengan saluran  drainase atau alur sungai. Penetapan kelas kesesuaian lahan tambak udang dengan  cara mencocokkan (matching) data-data yang diperoleh di lapangan dan analisis laboratorium dengan kelas kesesuaian lahan tambak udang yang telah direkomendasikan oleh  Bakosurtana  (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pada areal tambak  udang di Gampong Lamnga, Gampong Neuheun dan Gampong  Lam  Ujong dari hasil evaluasi kesesuaian lahan aktual memunjukkan kriteria sesuai  (S2) untuk areal budidaya tambak udang, dengan faktor pembatas iklim dan dengan  masukan sedang berupa pembuatan kanal (saluran tersier), maka dapat ditingkatkan menjadi kesesuaian lahan potensial sehingga kriteria menjadi sangat sesuai (S)  Sedangkan areal tambak udang di Gampong  Baet  tergolong kriteria sesuai (S),  dengan faktor pembatas iklim dan sumber air tawar. Dengan masukan tinggi berupa  pembuatan sumur bor dan tandon air tawar maka areal tambak Gampong  Baet tetap  tergolong kriteria sesuai (S,)  Kata kunci: evaluasi kesesuaian lahan, areal tambak udang, arahan rehabilitasi.   &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SHRIMPS - CULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PONDS - FISH CULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>639.31</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158193</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-02 14:53:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-14 14:59:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>