<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158143">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR-FAKTOR  YANG  MEMPENGARUHI TUNGGAKAN PAJAK DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M Saleh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini  bertujuan untuk  mengetahui perkembangan tunggakan pajak di  Aceh dan untuk  menganalisis  pengaruh pertumbuhan ekonomi di  Aceh,  jumlah wajib pajak, inflasi  dan  kondisi ekonomi  terhadap peningkatan tunggakan pajak  di  Aceh. Metode analisis yang  digunakan adalah  Ordinary  Least Squere (OLS),  Untuk  tujuan analisis digunakan data  sekunder berupa data  time   series,  1986-2009,   yaitu   data tunggakan pajak, jumlah wajib-pajak,  pertumbuhan ckonomi, dan   inflasi di  Banda Aceh.   Data tersebut diperoleh dati  BPS,   dan  sumber-sumber lainnya yaitu jurnal­ -jurnal dan    hasil   penelitian.  Hasi   penelitian  menunjukan   bahwa  pertumbuhan ekonomi  Aceh,   jumlah  wajib   pajak. tingkat  inflasi,   dan   kondisi  ekonomi  secara serentak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan tunggakan pajak di Aceh.  Nilai koefisien  determinasi  (R)  sebesar 0,5778 berarti  bahwa pertumbuhan ekonomi, jumlah    wjib   pajak,  inflasi     dan    kondinsi    perekonomian   (dummy)   mampu menjelaskan vaniasi  tunggakan pajak di  Aceh  scbesar S7,78  petsen. Hasil  analisis menunjukan bahwa  pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif  signifikan terhadap penunggakan  pajak,  kemudian  jumlah  wajib   pajak,  inflasi   dan   krisis  ekonomi berpengaruh positif dan sigmifikan terhadap penunggakan pajak di Aceh.  Berdasarkan hasil   penelitian, maka  untuk  mengurangi  penunggakan pajak  pemerintah  perlu melakukan  upaya  meningkatkan   pertumbuhan ekonomi,  melalui  perbaikan dan stabilitas terhadap variabel-variabel makroekonomi. Sehubungan dengan wajib pajak kepada Direktorat Jenderal  Pajak disarankan untuk  membebankan pajak kepada wajib pajak  yang   benar-benar  potensial.  Selain    itu  dengan  meningkatkan pelaksanaan penyuluhan terhadap wajib pajak  untuk   meningkatkan kesadaran wajib  pajak  atAs kewajibannya, sekaligus melakukan peraturan perpajakan sebagaimana mestinya&#13;
&#13;
Kata kunci  :  tunggakan pajak, pertumbuhan ekonomi, inflasi, wajib pajak.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TAXATION</topic>
 </subject>
 <classification>336.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158143</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-02 12:16:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-02 12:26:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>