PERAN KELEMBAGAAN DALAM PENGELOLAAN PERIKANAN HIU LAUT DALAM BERBASIS EKOSISTEM DI PERAIRAN ACEH BARAT DAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN KELEMBAGAAN DALAM PENGELOLAAN PERIKANAN HIU LAUT DALAM BERBASIS EKOSISTEM DI PERAIRAN ACEH BARAT DAYA


Pengarang

RISKA DIAJENG PUTRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing I
Ilham Fajri - 199312232023211014 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111103010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.273

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pendekatan ekosistem dalam pengelolaan perikanan atau yang dikenal dengan Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) merupakan suatu konsep yang bertujuan untuk menyeimbangkan berbagai dimensi pengelolaan secara sistematis dan berbasis ekosistem. Penelitian ini bertujuan Mengetahui penilaian tingkat pengelolaan perikanan hiu laut dalam berdasarkan pendekatan EAFM pada domain kelembagaan di Aceh Barat Daya. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama tiga bulan, yaitu pada Desember 2024 hingga Februari 2025, bertempat di Desa Padang Baru, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, wawancara, dan study literatur yang dipandu oleh kuesioner dan melibatkan 30 orang responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada panduan National Working Group on EAFM dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, dengan penentuan skor menggunakan skala likert ordinal 1, 2, dan 3 terhadap enam indikator, yaitu: Kepatuhan terhadap prinsip-prinsip perikanan yang bertanggung jawab, kelengkapan aturan pengelolaan perikanan, mekanisme pengambilan keputusan, Rencana Pengelolaan Perikanan (RPP), tingkat sinergi kebijakan dan kelembagaan pengelolaan perikanan, dan kapasitas pemangku kepentingan. Hasil penilaian pada indikator kepatuhan terhadap prinsip-prinsip perikanan yang bertanggung jawab dan kelembagaan menunjukkan bahwa indikator kelengkapan aturan pengelolaan perikanan memperoleh skor 2, dan indikator Rencana Pengelolaan Perikanan (RPP) memperoleh skor 1, sedangkan 3 indikator lainnya mendapatkan skor 3. Secara keseluruhan, Peran Kelembagaan Dalam Pengelolaan di Perikanan Hiu Laut Dalam Berbasis Ekosistem di Perairan Aceh Barat Daya dikategorikan dalam kondisi baik, dengan skor akhir sebesar 73 dan ditandai dengan model bendera berwarna hijau muda.

The ecosystem approach to fisheries management, known as the Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM), is a concept that aims to balance various dimensions of management in a systematic and ecosystem-based manner. This study aims to determine the assessment of the level of deep sea shark fisheries management based on the EAFM approach in the institutional domain in Southwest Aceh. The research was conducted over a three-month period, from December 2024 to February 2025, located in Desa Padang Baru, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya. The methods used in this study were surveys, interviews, and literature reviews guided by questionnaires, involving 30 respondents selected through purposive sampling. Data analysis was conducted in accordance with the guidelines of the National Working Group on EAFM and the Ministry of Marine Affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia, with scores determined using an ordinal Likert scale of 1, 2, and 3 for six indicators, namely: Compliance with responsible fisheries principles, completeness of fisheries management regulations, decision-making mechanisms, Fisheries Management Plan (FMP), level of policy and institutional synergy in fisheries management, and stakeholder capacity. The assessment results in the institutional indicator show that the indicator for the compliance with responsible fisheries principles and completeness of fisheries management regulations received a score of 2, and the indicator for the Fisheries Management Plan (FMP) received a score of 1, while the other 3 indicators received a score of 3. Overall, the Institutional Role in Ecosystem-Based Deep-Sea Shark Fisheries Management in the Waters of Southwest Aceh is categorized as very good, with a final score of 73 and marked with a light green flag model.

Citation



    SERVICES DESK