<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158065">
 <titleInfo>
  <title>PERANAN PROGRAM INPRESS  DESA TERTINGGAL DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN  DI KOTAMADYA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yahya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>1997</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Semenjak   pelaksanaan    pembangunan   nasional    secara   berencana   mulai  Pelita   I  sampan   dengan Pelita  V,  pemerintah   telah   berhasil  mengurangi jumlah penduduk miskin dari  70  juta  jiwa atau  60%  pada  tahun  1970  menjadi  27.2  juta jiwa  atau   15,1  pada   tatun  1990,  dan  pada tahun   1994 penduduk   miskin  masih berjumlah 25,9 juta  jiwa atau  13.6%  dari jumah penduduk  Indonesia  &#13;
          Untuk   menanggulangi  dan   mengentaskan  penduduk  dari    kemiskinannya, mulai  tahun  anggaran  1994/1995  pemerintah melancarkan  program  khusus  yaitu Program  lnpres   desa   Tertinggal   (D) dengan  menyalurkan dana  sebesar   Rp 20.000.000 pada setap desa  tertinggal &#13;
          Kotamadya  anda   Aceh   memilki  desa   tertinggal  sebanyak  b  desa   tahun anggaran  1994/1995  dan  7 desa  pada  tahun anggaran 1995.1996, yang  tersebar di 3   kecamatan     Dalam      penelitian    ini       diteliti    semua   cara tertinggal   dengan mengambii   I5  orang penduduk miskin  pada  setiap desa  sebagai  sampel,   dengan demikian  jumlah   responden penelitian sebanyak 105 responden.&#13;
          Penelitian  ini  bertujuan  untutk   mehihat  peranan program  IDT  dalam   me­ ingkatkan  pendapatan masyarakat penduduk miskin  dan  untuk mengetahui sampan berapa  kahikah  seharus-nya  dana   tersebut  disalurkan agar   pendapatan  penduduk mis.kin berada di atas  garis  kemiskinan&#13;
          Hasil  penelitian menunjukkan  telah   terjadi  peningkatan pendapatan penduduk   miskin   rata-rata  sebesar 18,35   selama 2 tahun   penyaluran dana   IDT,  dan atas  dasar   hal  tersebut dapat diketahui   bahwa dana   IDT  cukup  3 periode   diberi­ kan,   dan   pendapatan   penduduk  miskin   telah  berada  di   atas   garis  kemiskinan Karena   batas  garis   kemiskinan  penduduk  di   Banda   Aceh   sebesar    Rp   26.464. sedangkan  hast)    perhitungan pemngkatan pendapatan  masyarakat selama 3 tiga) periode    penyaluran sebesar  Rp  28.076.  Dengan   demikian penapatannya   telah berada di atas  garis  kemiskinan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158065</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 16:28:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 16:28:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>