<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158039">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SALSABIL ASYIFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh menjadi kota dengan jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi di Provinsi Aceh. Dengan melihat jumlah kasus terbanyak di Banda Aceh pada kelompok usia 20-29 yang terindikasi terinfeksi pertama kali pada saat remaja. Oleh karena itu perlu adanya upaya yang lebih serius dengan menargetkan remaja sebagai target sasaran pencegahan dini. Dalam upaya menekan angka kasus, telah dijalankan berbagai program seperti kegiatan sosialisasi, layanan deteksi dini atau screening melalui Voluntary Counseling and Testing (VCT), layanan PDP, serta program mobile screening yang menyasar kelompok berisiko termasuk remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program pencegahan dan pengendalian kasus HIV/AIDS dan faktor yang menjadi penghambat implementasi program. Penelitian ini mengguanakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan landasan teori implementasi kebijakan oleh George C Edward III dengan 4 indikator yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, komunikasi belum cukup baik dilihat dari penyampaian edukasi melalui sosialiasi kepada remaja belum menjangkau seluruh sekolah dan banyak remaja belum mendapat informasi yang memadai. Meskipun sumber daya manusia sudah memadai namun kinerja pegawai terhambat pada kurangnya regenerasi tenaga kerja, beban tugas ganda dan kekurangan tenaga ahli dalam bidang teknologi. Sedangkan sumber pendanaan berasal dari beberapa sumber dana dan dianggap belum mencukupi. Disposisi dalam pelaksaan program dinilai sudah sangat baik. Struktur birokrasi dalam program dinilai belum optimal, dilihat dari ketiadaan struktur organisasi khusus, selain itu SOP hanya mengacu pada pedoman Kementerian Kesehatan dan belum sepenuhnya mencakup panduan operasional yang menyeluruh dan menyesuaikan setiap kegiatan tertentu bergantung pada Kerangka Acuan Kerja (KAK). Dan faktor penghambat dalam program ini yakni stigma dan diskriminasi, pemahan dan kesadaran remaja, dan kemudahan akses berbagai platform digital. Disarankan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk dapat lebih berinovasi dan memaksimalkan sosialisasi dan edukasi yang lebih menarik kepada remaja melalui media sosial positif.&#13;
Kata kunci: Implementasi Program, Remaja, HIV/AIDS, Pencegahan dan Pengendalian &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GOVERNMENT POLICY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AIDS (DISEASES) - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>320.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158039</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 15:05:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 15:16:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>