<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158035">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN KUNYIT (CURCUMA LONGA L.) SEBAGAI PEWARNAAN ALTERNATIF TERHADAP TULANG EMBRIO AYAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAISYA PUTRI NAJLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kunyit (Curcuma longa L.) memiliki potensi sebagai pewarna alternatif dalam pewarnaan jaringan tulang embrio ayam. Kurkumin yang terkandung dalam kunyit dapat berinteraksi dengan kalsium pada tulang, menghasilkan warna khas yang dapat digunakan sebagai indikator dalam analisis histologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kunyit sebagai pewarna alami. Metode yang digunakan meliputi pembuatan preparat histologi dan pewarnaan menggunakan filtrat kunyit pada sampel tulang embrio ayam berumur 7 hari sebanyak 6 pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunyit mampu mewarnai jaringan tulang dengan baik, meskipun intensitas dan kontrasnya masih perlu disempurnakan. Analisis menggunakan aplikasi ImageJ menunjukkan bahwa rata-rata intensitas warna preparat adalah 109.903 dengan standar deviasi 104.903, menunjukkan kejelasan dan kekontrasan yang cukup baik. Penggunaan kunyit sebagai pewarna alami berpotensi menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan&#13;
Kata kunci: Kunyit, pewarna alternatif, tulang embrio ayam, histologi, kurkumin.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NATURAL DYES - TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TURMERIC - BOTANY</topic>
 </subject>
 <classification>667.26</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158035</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 14:59:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 15:10:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>