<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158025">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS BUAI DALAM KONTEKS MALLAULU PERNIKAHAN PADA KEHIDUPAN MASYARAKAT DI DESA SUAK BARU, KABUPATEN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TRIA RAMADANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
 &#13;
ABSTRAK &#13;
 &#13;
Tria Ramadani (2025). Analisis Buai dalam Konteks Mallaulu Pernikahan pada&#13;
Kehidupan Masyarakat di Desa Suak Baru Kabupaten Simeulue. [Skripsi.&#13;
Universitas Syiah Kuala]. Dibimbing oleh Dr.Sn. Mukhsin Putra Hafid, S.Sn., M.A.&#13;
dan Samsuri, S.Pd., M.Ed.&#13;
 &#13;
Buai merupakan tradisi masyarakat Simeulue yang hanya diwariskan secara turuntemurun&#13;
&#13;
khususnya bagi kaum perempuan saja. Seiring berjalannya waktu dan&#13;
rendahnya pemahaman dan minimnya minat perempuan terhadap tradisi buai&#13;
merupakan fenomena yang ditemui di lapangan. Hal ini di khawatirkan tergerus&#13;
oleh waktu dan bahkan hilang padahal tradisi ini sarat dengan pesan-pesan&#13;
kehidupan yang menjadi pedoman hidup. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis teks dan konteksnya kususnya dalam acara mallaulu pernikahan.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik&#13;
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.&#13;
Lokasi penelitian berada di Desa Suak Baru, Kecamatan Simeulue Tengah,&#13;
Kabupaten Simeulue. Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang, terdiri atas&#13;
3 pelaku Buai, 2 Tuha Gampong, 2 pemilik hajatan, 1 kepala desa, 1 tokoh adat, 1&#13;
perwakilan muda-mudi, dan 1 perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara teks pelafalan buaian disajikan dengan&#13;
model cengkok mendayu-dayu disesuaikan dengan irama atau Panjang pendeknya&#13;
syair dalam penuturan dan yang khas dalam estetika rasanya karena disajikan oleh&#13;
Perempuan yang faktanya dia yang merasakan akan bagaimana melahirkan anak,&#13;
mendidik hingga membesarkan anak. Adapun dalam konteks pertunjukan buai&#13;
dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan yang terdiri dari duduk&#13;
pakat, pemanggilan pelaku buai, dan manuruy laulu. Selanjutnya pementasan, yaitu&#13;
pada saat pertunjukan buai disajikan, terahir pasca-pementasan, yaitu evaluasi atau&#13;
bersih-bersih yang dilakukan oleh pihak keluarga yang mengadakan hajatan.&#13;
Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah, tokoh masyarakat, serta seluruh&#13;
elemen masyarakat desa berperan aktif dalam Upaya pengembangan dan&#13;
pelestarian tradisi buai, mengingat semakin berkurangnya generasi yang&#13;
memahami dan menguasai tradisi tersebut. Langkah ini diperlukan agar&#13;
keberlangsunan tradisi buai tetap terjaga di tengah perubahan zaman. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Analisis Teks dan Konteks, Traidis Buai &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158025</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 14:01:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 14:58:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>