<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="158001">
 <titleInfo>
  <title>PENDEKATAN EKOSISTEM PADA PENGELOLAAN IKAN KARANG DOMAIN TEKNIK PENANGKAPAN IKAN DI PPI IE MEULEE KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AYU SRIWULANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendekatan ekosistem dalam pengelolaan perikanan atau EAFM adalah sebuah konsep bagaimana menyeimbangkan dimensi-dimesi pengelolaan melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis ekosistem. Penelitian ini berfokus pada domain teknik penangkapan ikan, domain ini dipilih karena memiliki peran penting dan berdampak langsung terhadap produktivitas perikanan serta kelestarian ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan perikanan karang berbasis ekosistem pada domain teknik penangkapan ikan di PPI Ie Meulee, Kota Sabang. Penelitian dilaksanakan pada Juni hingga Juli 2024 dengan menggunakan metode pengumpulan data primer (wawancara dan kuesioner) dan sekunder (literatur dan data instansi). Sebanyak 21 responden dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Penilaian dilakukan berdasarkan enam indikator domain teknik penangkapan ikan sesuai dengan pendekatan EAFM, yakni, metode destruktif atau ilegal, modifikasi alat tangkap, kapasitas dan upaya penangkapan, selektivitas alat tangkap, kesesuaian dokumen kapal, dan sertifikasi awak kapal. Hasil penelitian menunjukkan tiga indikator memperoleh skor maksimal (skor 3), yaitu metode penangkapan yang tidak destruktif, selektivitas alat tangkap yang tinggi, serta kesesuaian kapal dengan dokumen legal. Namun, tiga indikator lainnya hanya memperoleh skor 1, yaitu modifikasi alat tangkap yang masih menangkap ikan belum matang gonad, rasio kapasitas penangkapan yang rendah (</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>158001</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 12:34:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 14:41:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>