<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157987">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBUTUHAN GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS DIKABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jaspiandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program  Studi Magister Manajemen</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)  pada  hakekatnya merupakan basil  dari proses pendidikan  di  sekolah.  Salah   satu   faktor  penentu untuk  melahirkan SDM   yang berkualitas adalah terpenuhinya kebutuhan jumlah dan kualifikasi guru  untuk masing­ masing  sekolah.  Berdasarkan  pemikiran  tersebut,  penulis  tertarik  untuk  meneliti analisis kebutuhan guru  Sekolah Menengah Atas  di Kabupaten Aceh Selatan sampai tahun 2011. Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru  SMA  di Kabupaten  Aceh   Selatan lima  tahun  ke   depan.   Metode  yang   digunakan  dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis  dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah Wakil Kepala Dinas  Dikpora, Kepala BKD,  dan  Kepala SMA  di Kabupaten  Aceh Selatan yang   berjumlah 21  orang.   Hasil  penelitian menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan guru  SMA  di Kabupaten Aceh  Selatan sampai tahun 2011 sebanyak 716 orang, sedangkan guru  yang  ada  sebanyak 392  orang.  Dinas Dikpora setiap tahun telah membuat perencanaan kebutuhan guru yang  didasarkan pada hasil analisis kebutuhan  pada   masing-masing  SMA.   Hasil  analisis  kemudian  diajukan kepada Pemerintah Daerah. Namun demikian masih ditemukan kendala yaitu belum terpenuhinya kebutuhan guru  yang sesuai  menurut jumlah dan  kualifikasi masing­ masing SMA.  Hal  ini disebabkan masih kurangya formasi penerimaan jumlah dan kualifikasi guru sesuai  dengan kebutuhan. Selain  itu, perubahan kurikulum membawa implikasi terhadap kebutuhan guru.  Rekomendasi kepada Pemerintah Daerah, Dinas Dikpora, Kepala  SMA  di  Kabupaten  Aceh Selatan dan  LPTK untuk  melakukan  analisis  kebutuhan guru  sehingga terpenuhi baik  kuantitas, kualitas, dan kualifikasi.&#13;
&#13;
Kata kunci  : Analisis,  kebutuhan, dan Guru.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 11:57:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 11:57:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>