KEUNTUNGAN DAN LIKUIDITAS SAHAM SETELAH IPO PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DIBEJ PERIODE 2000-2004 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KEUNTUNGAN DAN LIKUIDITAS SAHAM SETELAH IPO PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DIBEJ PERIODE 2000-2004


Pengarang

Muhammad Nur Yahya - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0292070043

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S2) / PDDIKTI : 62101

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Akuntansi., 2006

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.76

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat keuntungan dan likuiditas saham setelah IPO dalam jangka pendek dan jangka panjang. Hal ini dilakukan berdasarkan pada beberapa literatur yang menunjukkan fenomena setelah IPO, keuntungan dalam jangka pendek meningkat dan akan menurun dan jangka panjang. Begitu juga dengan likuiditas saham, dalam jangka pendek likuiditas meningkat dan akan menurun dalam jangka panjang. Pengamatan jangka pendek dilakukan selama I bulan setelah IPO yaitu 22 hari perdagangan. Sedangkan pengamatan jangka panjang dilakukan selama 1 tahun setelah IPO yaitu 10 bu Ian perdagangan. Diambil 1 0 bu Ian karena 1 bulan digunakan untuk pengamatan jangka pendek dan 1 bulan untuk mengantisipasi counfounding effect yang diakibatkan oleh publishnya pengumuman laba.
Sample dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar si Bursa Efak Jakarta yang melakukan IPO tahun 2000 sampai dengan 2004; Perusahaan tidak dikelompokkan kedalam jenis jasa keuangan, kriteria ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kemungkin~n pengaruh regulasi tertentu yang dapat mempengaruhi variabel penelitian; Perusahaan tidak tergolong kedalam jenis industri perhotelan, travel, transportasi, dan real estate, ketentuan ini didasarkan pada pertimbangan jenis industri tersebut mempunyai kerakteristik keuangan yang berbeda dengan jenis industri perdagangan dan industri manufaktur; Perusahaan masih terdaftar minimal satu tahun setelah IPO. Hal ini dimaksudkan untuk melihat tingkat keuntungan saham yang ditujukan dengan pergerakan return saham. Berdasarkan kriteria diatas maka diperoleh 52 perusahaan yang menjadi sampel dari 91 perusahaan yang melakukan IPO di tahun 2000-2004.
Hipotesis dalam penelitian ini akan diuji dengan menggunakan statistik parametrik. Hipotesis diuji dengan menggunakan one-sample t-test dan uji t beda 2 rerata. Normalitas data diuji dengan menggunakan Kolmogrorov-Smirnov Test.
Hasil pengujian menunjukkan abnormal return dan likuiditas menurun dalam jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian ini tidak konsisten dengan penelitian Aggarwal er.al (1993) di Brasilia, Chilie, Meksiko yang menunjukkan bahwa abnormal return saham setelah IPO meningkat dalam jangka pendek dan menurun dalam jangka panjang. Namun hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Garang (1993); Rizka (1995); dan Wijdjaya (1996) di Indonesia yang menyimpulkan bahwa kinerja saham setelah IPO mengalami penurunan dalam jangka pendek danjangka panjang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa basil penelitian tidak berhasil mendukung hipotesis yang dikemukakan yaitu keuntungan dan likuiditas meningkat dalam jangka pendek dan menurun dalam jangka panjang. Hal ini mungkin disebabkan oleh peningkatan harga saham yang tidak signifikan dan IHSG yang relatif stabil. Hal ini juga menunjukkan bahwa fenomena indonesia untuk tingkat keuntungan dan likuiditas saham setelah IPO dalam jangka pendek dan jangka panjang berbeda dengan apa yang terjadi di Eropa, USA, dan Amerika latin

Kata kunci : IPO, Tingka keuntungan saham, likuiditas saham, abnormal return, aktivitas volume perdagangan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK