<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157893">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN SIKAP PATIENT SAFETY PADA MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ROSIFA HUMAYRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Patient safety merupakan isu penting dalam pelayanan kesehatan yang harus dipahami oleh mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga profesional. Kurangnya kesiapan dalam tanggung jawab, pelaporan insiden, miskomunikasi, dan pelanggaran etika profesi menunjukkan bahwa sikap terhadap patient safety belum terbentuk secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sikap terhadap patient safety yang mencakup enam dimensi utama pada mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 118 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Attitudes to Patient Safety Questionnaire (APSQ), dan analisis dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan distribusi frekuensi, persentase, serta rata-rata skor setiap domain sikap. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki sikap baik terhadap patient safety (63,6%). Dimensi pelaporan insiden menunjukkan persentase tertinggi (72%), disusul kesadaran (70,3%), tanggung jawab (63,6%), pelatihan (58,5%), kerja sama tim (55,1%), serta organisasi dan komunikasi (54,2%). Hasil ini menunjukkan bahwa aspek organisasi, komunikasi, dan pelatihan masih perlu ditingkatkan. Bagi mahasiswa, penting untuk membentuk sikap proaktif dan bertanggung jawab dalam menjaga keselamatan pasien. Bagi institusi pendidikan, hasil ini dapat dijadikan dasar untuk memperkuat strategi pembelajaran, termasuk pelatihan berbasis simulasi, penguatan kurikulum patient safety, serta penciptaan budaya keselamatan pasien di lingkungan akademik dan praktik klinis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157893</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-30 16:58:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-01 08:27:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>