FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TUGAS NON-KEPERAWATAN PADA PERAWAT PELAKSANA RUMAH SAKIT DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TUGAS NON-KEPERAWATAN PADA PERAWAT PELAKSANA RUMAH SAKIT DI PROVINSI ACEH


Pengarang

Cut Dessy Rosmayar - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hajjul Kamil - 196803071990021001 - Dosen Pembimbing I
19810224200501 - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2312201010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S2) / PDDIKTI : 14101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Magister Ilmu Keperawatan.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tugas non-keperawatan terjadi di banyak negara, perawat tidak hanya menjalankan tugas keperawatan tetapi juga terlibat dalam tugas non-keperawatan sesuai dengan kebutuhan yang disebabkan oleh berbagai alasan. Tugas non-keperawatan berkontribusi pada meningkatnya beban kerja perawat, yang berdampak negatif terhadap kualitas pelayanan, kesejahteraan tenaga kesehatan, keselamatan serta kepuasan pasien, sekaligus menurunkan efisiensi dan standar fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tugas non-keperawatan pada perawat pelaksana rumah sakit di Provinsi Aceh. Desain penelitian ini adalah studi cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 639 perawat, sampel penelitian adalah 244 perawat yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data terdiri dari kuesioner Tugas Non-Keperawatan oleh Grosso yang telah diterjemahkan dan dimodifikasi sesuai kebutuhan, serta dilakukan uji validitas dan reabilitas (α = 0,94 > 0,6). Data dianalisa menggunakan analisa deskriptif, uji chi-square, dan regresi logistik multinominal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan tugas non-keperawatan pada perawat pelaksana rumah sakit di Provinsi Aceh, yaitu menutupi kekurangan sumber daya (p = 0,001), budaya instansi (p = 0,001), situasi klinis tidak terduga (p = 0,001), dan memenuhi kebutuhan pasien (p = 0,001). Menutupi kekurangan sumber daya merupakan faktor paling berhubungan dengan tugas non-keperawatan, nilai, OR = 4,20 (95% CI: 1,99–8,85, p = 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa menutupi kekurangan sumber daya dapat meningkatkan 4,20 kali perawat untuk melakukan tugas non-keperawatan. Rekomendasi kepada rumah sakit untuk memperkerjakan tenaga administratif pada setiap shift agar beban tugas non-keperawatan yang dialami perawat dapat dikurangi, sehingga perawat dapat lebih fokus dalam memberikan asuhan keperawatan yang optimal kepada pasien.

Non-nursing tasks are prevalent in many countries, where nurses are required to perform both nursing and non-nursing duties due to various underlying factors. These additional tasks contribute to an increased workload, negatively affecting the quality of care, healthcare worker well-being, patient safety, and satisfaction, while also reducing efficiency and overall healthcare standards. This study aims to identify the factors associated with non-nursing tasks among staff nurses in provincial hospitals in Aceh. A cross-sectional study design was employed, with a total population of 639 nurses and a sample of 244 nurses selected through accidental sampling. Data collection was conducted using the Non-Nursing Task Questionnaire by Grosso, which was translated, modified as needed, and validated for reliability (α = 0.94 > 0.6). Data were analyzed using descriptive analysis, chi-square tests, and multinomial logistic regression. The findings reveal several factors associated with non-nursing tasks among staff nurses in provincial hospitals in Aceh, including compensating the lack of resources (p = 0.001), being pressed by the organizational culture (p = 0.001), dealing unexpected clinical events, (p = 0.001), and protecting patients (p = 0.001). Among these, compensating the lack of resources was found to be the most significant factor, with an odds ratio (OR) of 4.20 (95% CI: 1.99–8.85, p = 0.001), indicating that nurses are 4.20 times more likely to engage in non-nursing tasks when compensating for a lack of resources. To address this issue, it is recommended that hospitals employ administrative personnel for each shift to reduce the burden of non-nursing tasks on nurses, enabling them to concentrate fully on delivering optimal nursing care to patients.

Citation



    SERVICES DESK