<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157807">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH RASIO TULANGAN SENGKANG EKSTRA TERHADAP KAPASITAS GESER PADA KOLOM YANG DIBERIKAN BEBAN TEKAN AKSIAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Samsunan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas geser akibat pengaruh variasi rasio tulangan sengkang ekstra pada kolom  yang dibebani tekan aksial, yang dilaksanakan di Laboratorium Konstruksi dan Bahan Bangunan Fakultas Teknik Unsyiah. Benda uji  kolom beton bertulang persegi ukuran 20 x 20 cm panj~ng 58         terhubung dengan balok 30 x 30 x 60  mutu beton rencana 200 kg/cm. Tulangan utama 12D11,5 mm dan 209,6 mm. Tulangan Sengkang  05,4-150 mm daerah tumpuan dan 07,6-50 mm pada ujung  kolom.  12 buah benda uji  dengan  4 variasi rasio tulangan sengkang ekstra (0,000%,  0,0950%, 0,1900% dan 0,2895%) dengan 3 variasi beban aksial (0,2P0,  0,3P0 dan 0,4P0).&#13;
Hasil   penelitian  menunjukkan  bahwa  pola  keruntuhan  yang  terjadi  berupa kehancuran geser yang diawali berupa  retak lentur.  Pada saat retak awal (first crack),  gaya  geser meningkat dengan meningkatnya  beban tekan aksial karena kolom  lebih terkekang.  Pada gaya geser 6,6 ton,  regangan tarik baja  tulangan  : utama menurun akibat meningkatnya beban tekan aksial. Benda uji tanpa tulangan sengkang ekstra (SO), kapasitas geser meningkat akibat meningkatnya beban tekan aksial baik dari hasil  pengujian maupun hasil  perhitungan (menggunakan mutu beton  hasil uji  tekan  dan mutu  baja berdasarkan regangan  hasil  pengujian).&#13;
'Peningkatan rasio tulangan sengkang ekstra juga meningkatkan kapasitas geser. hasil perhitungan secara teoritis dari data hasil uji tekan beton dan kuat leleh baja  dari hasil  uji tarik baja terjadi peningkatan kapasitas  geser  dengan meningkat beban   tekan   ak.sial.  Peningkatan   rasio   tulangan    sengkang   ekstra   juga meningkatkan kapasitas geser dari hasil perhitungan secara  teoritis.&#13;
&#13;
Kata Kunci  :  Sengkang Ekstra, Beban  Tekan Aksial,  Kolom Beton  Bertulang dan&#13;
                       Gaya Geser  .&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157807</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-30 11:59:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-30 11:59:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>