<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157733">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KUTARAJA LAMPULO BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ilham Murly Dyansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja, Lampulo, merupakan pelabuhan &#13;
perikanan terbesar di Banda Aceh dengan daerah penangkapan yang mencakup &#13;
Samudera Hindia dan Selat Malaka. Alat tangkap purse seine menjadi salah satu alat &#13;
dominan untuk menangkap ikan pelagis kecil dan besar. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
menganalisis produktivitas alat tangkap purse seine pada kapal berukuran 45–60 GT &#13;
selama periode 2021–2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif &#13;
dengan data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kusioner, serta &#13;
data sekunder dari laporan resmi PPS Kutaraja. Sampel ditentukan menggunakan &#13;
rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10%, menghasilkan 22 kapal dari total populasi &#13;
139 kapal. Produktivitas dihitung berdasarkan hasil tangkapan per trip dan per Gross &#13;
Tonnage (GT) dari 22 unit kapal dengan ukuran 45–60 GT. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan tren fluktuasi produktivitas selama tiga tahun terakhir, yang disebabkan &#13;
oleh perubahan input produksi seperti jumlah trip, ukuran kapal, dan kondisi eksternal &#13;
seperti pandemi COVID-19 serta regulasi baru dari pemerintah. Pada tahun 2021, &#13;
hanya satu kapal yang mencapai produktivitas di atas standar rata-rata, sementara pada &#13;
2022 jumlah kapal produktif meningkat menjadi 14 kapal, dan kembali menurun &#13;
menjadi 8 kapal pada 2023. Kapal KM. Raudhah tercatat memiliki produktivitas di &#13;
atas rata-rata selama tiga tahun berturut-turut, sementara kapal lain menunjukkan &#13;
variasi produktivitas. Faktor lingkungan, efisiensi operasional, dan pengelolaan &#13;
sumber daya perikanan yang tepat menjadi penentu utama keberhasilan penangkapan. &#13;
Kata Kunci : Purse seine, PPS Kutaraja, Produktivitas, Kapal 45-60 GT</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHERIES - TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - COMMERCIAL TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157733</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-26 15:07:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-26 16:17:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>