PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONTROL TUBUH REMAJA PEREMPUAN HAMIL DI LUAR NIKAH ( DI KAMPUNG BERINGIN, KAB. SIMALUNGUN, SUMATERA UTARA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONTROL TUBUH REMAJA PEREMPUAN HAMIL DI LUAR NIKAH ( DI KAMPUNG BERINGIN, KAB. SIMALUNGUN, SUMATERA UTARA)


Pengarang

Deswita Yundari - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2110101010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

305.235 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kehamilan remaja perempuan di luar nikah merupakan persoalan sosial yang masih relevan, terutama di masyarakat dengan sistem nilai patriaki yang kuat. Perempuan yang mengalami kehamilan di luar nikah seringkali mendapatkan stigma sosial dan tekanan keluarga, dan pembatasan ruang gerak. Sementara laki-laki yang terlibat kerap luput dari tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap tubuh remaja perempuan yang hamil di luar nikah serta bentuk kontrol sosial yang di terapkan. Penelitian ini dilakukan di Kampung Beringin, Kecamatan Tapian Dolok, Kab. Simalungun, Sumatera Utara, menggunakan metode fenomenologi untuk mengetahui makna dan pengalaman yang ada di dalam masyarakat terhadap fenomena remaja yang hamil di luar nikah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis mengunakan teori feminisme radikal yang menyoroti dominasi patriaki dalam struktur sosial serta kontrol terhadap tubuh perempuan sebagai bentuk penindasan yang dilegitimasi oleh norma dan budaya. Penindasan ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga psikologi dan sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa kehamilan remaja disikapi dengan pernikahan dini yang tidak tercatat secara hukum, memperkuat posisi subordinat perempuan. Remaja perempuan kehilangan kontrol atas tubuh dan masa depan mereka, dibatasi haknya untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja. Oleh karena itu, diperlukan edukasi seksual berbasis kesetaraan gender serta dukungan sosial dan kebijakan yang berpihak pada perempuan.
Kata Kunci : Kehamilan Remaja, Persepsi Masyarakat, Kontrol Sosial, Feminisme Radikal, Patriaki

Teenage pregnancy outside of marriage remains a significant social issue, especially in communities that strongly adhere to patriarchal values. Adolescent girls who experience pregnancy outside of marriage often face social stigma, family pressure, and restricted autonomy, while the male counterparts involved are frequently exempt from responsibility. This study aims to explore community perceptions of social control over the bodies of pregnant teenage girls and examine how patriarchal structures influence their social position and future. The research was conducted in Kampung Beringin, Tapian Dolok District, Simalungun Regency, North Sumatra, using a qualitative approach with a phenomenological method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The study is analyzed using radical feminist theory, which highlights how patriarchal dominance in social structures legitimizes the control of women’s bodies and reinforces gender inequality. This oppression is not only physical, but also psychological and social. Findings show that teenage pregnancy is often resolved through early marriages that are not legally registered, further reinforcing women’s subordinate roles. These young women lose control over their bodies and life choices, and are frequently denied the right to continue education or seek employment. This research emphasizes the urgency of implementing gender-equitable sex education and promoting social and policy support systems that prioritize the rights and well-being of women. Keyword : Teenage Pregnancy, Publik Perception. Social Control, Radical Feminism, Patriakal

Citation



    SERVICES DESK