<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="157679">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONTROL TUBUH REMAJA PEREMPUAN HAMIL DI LUAR NIKAH ( DI KAMPUNG BERINGIN, KAB. SIMALUNGUN, SUMATERA UTARA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Deswita Yundari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kehamilan remaja perempuan di luar nikah merupakan persoalan sosial yang masih relevan, terutama di masyarakat dengan sistem nilai patriaki yang kuat. Perempuan yang mengalami kehamilan di luar nikah seringkali mendapatkan stigma sosial dan tekanan keluarga, dan pembatasan ruang gerak. Sementara laki-laki yang terlibat kerap luput dari tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap tubuh remaja perempuan yang hamil di luar nikah serta bentuk kontrol sosial yang di terapkan. Penelitian ini dilakukan di Kampung Beringin, Kecamatan Tapian Dolok, Kab. Simalungun, Sumatera Utara, menggunakan metode fenomenologi untuk mengetahui makna dan pengalaman yang ada di dalam masyarakat terhadap fenomena remaja yang hamil di luar nikah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis mengunakan teori feminisme radikal yang menyoroti dominasi patriaki dalam struktur sosial serta kontrol terhadap tubuh perempuan sebagai bentuk penindasan yang dilegitimasi oleh norma dan budaya. Penindasan ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga psikologi dan sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa kehamilan remaja disikapi dengan pernikahan dini yang tidak tercatat secara hukum, memperkuat posisi subordinat perempuan. Remaja perempuan kehilangan kontrol atas tubuh dan masa depan mereka, dibatasi haknya untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja. Oleh karena itu, diperlukan edukasi seksual berbasis kesetaraan gender serta dukungan sosial dan kebijakan yang berpihak pada perempuan.&#13;
Kata Kunci : Kehamilan Remaja, Persepsi Masyarakat, Kontrol Sosial, Feminisme Radikal, Patriaki</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PERCEPTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENT GIRLS - SOCIAL ASPECTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PREGNANCY - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>305.235 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>157679</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-25 17:10:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-26 10:07:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>